ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 26 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Bakrieland Gandeng Aecom Siapkan Master Plan Sentul Nirwana
Minggu, 23 Oktober 2011 | 8:51

JAKARTA-PT Bakrieland Development Tbk menggandeng Aecom untuk menyiapkan master plan proyek di Sentul Nirwana Kabupaten Bogor, seluas 12.000 hektar.

"Rencana pengembangan kawasan Sentul sudah ada sejak era Presiden Soeharto, kami ingin melanjutkan bekerjasama dengan kosultan perencana internasional, Aecom untuk mengembangkan kawasan ini," kata CEO Unit Usaha Landed Residential PT Bakrieland Development, Tbk utk Sentul Nirwana Marc Dressler di Jakarta, Sabtu (23/10).

Berbicara dengan wartawan disela-sela kegiatan Real Estat Expo 2011 di Jakarta Convention Center (JCC), Marc Dressler mengungkapkan, Aecom dikenal sebagai konsultan master plan untuk proyek penyelenggaraan Olimpiade di London pada 2012 dan Rio De Jaineiro 2016.

Sebagai langkah awal saat ini di kawasan Sentul Nirwana telah dibangun hunian terbagi dalam tiga gugus (cluster), serta taman rekreasi yang menggabungkan konsep hiburan dan pendidikan (edutaintment) The Jungleland, ujar dia.

The Jungleland dirancang sebagai taman hiburan terbesar di Asia Tenggara sebagai tahap awal tengah dibangun area seluas 40 hektar dilengkapi 90 wahana hiburan dan pendidikan terkini.

"Kami melengkapi dengan kereta luncur (roller coaster) yang dapat dinikmati keluarga jadi memang dibuat tidak ekstrim seperti di lokasi hiburan lain," kata Marc.

Biaya yang dikeluarkan untuk membangun Jungleland diperkirakan sebesar Rp800 miliar pada tahap awal serta ditargetkan dibuka untuk umum pada Juli 2012," ujar dia.

Marc juga menjanjikan untuk menjaga Sentul - Jonggol sebagai kawasan hijau penyangga Jakarta dengan menyisahkan 60 persen lahan yang tersedia sebagai kawasan hijau untuk pembangunannya diserahkan kepada BUMN PT Adhi Karya Tbk.

Jumgleland nantinya akan dilengkapi kawasan komersial yang kami namakan sebagi the Downtown dan the Carnival yang akan buka mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.

Sedangkan, Chief Marketing Officer Unit Usaha Landed Residential PT Bakrieland Development, Tbk utk Sentul Nirwana, Priyadi Setiawan mengatakan, areal yang dikembangkan Bakkrieland sangat luas sehingga pada langkah awal dibangun 600 hektar dulu.

"Kemudian dari 600 hektar itu dibagi lagi menjadi beberapa tahapan pembangunan, untuk yang pertama ini kami akan membangun 120 hektar termasuk dalam hal ini taman hiburan Jungleland," kata Priyadi.

Priyadi mengatakan, lokasi Sentul Nirwana dapat dijangkau melalui Sirkuit Sentul nantinya sebagai jalan alternatif menuju kawasan Puncak Bogor yang pembangunannya tengah dilaksanakan pemerintah (Kementerian PU), serta dapat juga melalui akses Sentul Selatan dari Tol Jagorawi.

Pembangunan hunian di Sentul Nirwana terbagi ke dalam tiga konsep berdasarkan tingkat kepadatannya (density), yakni tinggi, menengah, dan rendah saat ini sudah diselesaikan dua gugus, serta satu gugus baru akan dibangun, papar dia.

Gugus (cluster) yang sudah dirampungkan yakni the Breeze 100 unit telah habis terjual, the Atmosphere 150 unit separohnya sudah habis terjual, saat ini dalam REI Expo ditawarkan The Wind 100 unit dengan kisaran harga Rp500 sampai Rp700 juta.

Pembuatan master plan diserahkan kepada Aecom mengingat dengan luasan 1200 hektar berarti sama dengan pembangunan kota yang harus dirancang dengan hati-hati agar tidak terjadi kemacetan lalulintas atau bahkan menjadi kota mati karena tidak ada penghuninya. (ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!