Bakrieland Gandeng Aecom Siapkan Master Plan Sentul Nirwana
Minggu, 23 Oktober 2011 | 8:47
Bakrieland Gandeng Aecom Siapkan Master Plan Sentul Nirwana. Foto: Investor Daily/ ANTARA/HO-Yuni/nz/11
JAKARTA-PT Bakrieland Development Tbk menggandeng Aecom
untuk menyiapkan master plan proyek di Sentul Nirwana Kabupaten Bogor, seluas
12.000 hektar.
"Rencana pengembangan kawasan Sentul sudah ada sejak era Presiden
Soeharto, kami ingin melanjutkan bekerjasama dengan kosultan perencana
internasional, Aecom untuk mengembangkan kawasan ini," kata CEO Unit Usaha
Landed Residential PT Bakrieland Development, Tbk utk Sentul Nirwana Marc
Dressler di Jakarta, Sabtu (23/10).
Berbicara dengan wartawan disela-sela kegiatan Real Estat Expo 2011 di Jakarta
Convention Center (JCC), Marc Dressler mengungkapkan, Aecom dikenal sebagai
konsultan master plan untuk proyek penyelenggaraan Olimpiade di London pada
2012 dan Rio De Jaineiro 2016.
Sebagai langkah awal saat ini di kawasan Sentul Nirwana telah dibangun hunian
terbagi dalam tiga gugus (cluster), serta taman rekreasi yang menggabungkan
konsep hiburan dan pendidikan (edutaintment) The Jungleland, ujar dia.
The Jungleland dirancang sebagai taman hiburan terbesar di Asia Tenggara
sebagai tahap awal tengah dibangun area seluas 40 hektar dilengkapi 90 wahana
hiburan dan pendidikan terkini.
"Kami melengkapi dengan kereta luncur (roller coaster) yang dapat
dinikmati keluarga jadi memang dibuat tidak ekstrim seperti di lokasi hiburan
lain," kata Marc.
Biaya yang dikeluarkan untuk membangun Jungleland diperkirakan sebesar Rp800
miliar pada tahap awal serta ditargetkan dibuka untuk umum pada Juli
2012," ujar dia.
Marc juga menjanjikan untuk menjaga Sentul - Jonggol sebagai kawasan hijau
penyangga Jakarta dengan menyisahkan 60 persen lahan yang tersedia sebagai
kawasan hijau untuk pembangunannya diserahkan kepada BUMN PT Adhi Karya Tbk.
Jumgleland nantinya akan dilengkapi kawasan komersial yang kami namakan sebagi
the Downtown dan the Carnival yang akan buka mulai pukul 10.00 WIB sampai
dengan 23.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.
Sedangkan, Chief Marketing Officer Unit Usaha Landed Residential PT Bakrieland
Development, Tbk utk Sentul Nirwana, Priyadi Setiawan mengatakan, areal yang
dikembangkan Bakkrieland sangat luas sehingga pada langkah awal dibangun 600
hektar dulu.
"Kemudian dari 600 hektar itu dibagi lagi menjadi beberapa tahapan
pembangunan, untuk yang pertama ini kami akan membangun 120 hektar termasuk
dalam hal ini taman hiburan Jungleland," kata Priyadi.
Priyadi mengatakan, lokasi Sentul Nirwana dapat dijangkau melalui Sirkuit
Sentul nantinya sebagai jalan alternatif menuju kawasan Puncak Bogor yang
pembangunannya tengah dilaksanakan pemerintah (Kementerian PU), serta dapat
juga melalui akses Sentul Selatan dari Tol Jagorawi.
Pembangunan hunian di Sentul Nirwana terbagi ke dalam tiga konsep berdasarkan
tingkat kepadatannya (density), yakni tinggi, menengah, dan rendah saat ini
sudah diselesaikan dua gugus, serta satu gugus baru akan dibangun, papar dia.
Gugus (cluster) yang sudah dirampungkan yakni the Breeze 100 unit telah habis
terjual, the Atmosphere 150 unit separohnya sudah habis terjual, saat ini dalam
REI Expo ditawarkan The Wind 100 unit dengan kisaran harga Rp500 sampai Rp700
juta.
Pembuatan master plan diserahkan kepada Aecom mengingat dengan luasan 1200
hektar berarti sama dengan pembangunan kota yang harus dirancang dengan
hati-hati agar tidak terjadi kemacetan lalulintas atau bahkan menjadi kota mati
karena tidak ada penghuninya. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
ABDUL HADI, Terapkan Tiga Kunci Sukses
Ahmad Zacky dan Darin Mumtazah Mangkir dari Panggilan KPK
AS Yakin Indonesia Aman dari Krisis
China Rencanakan Bangun Kawasan Industri di Luar Jawa
Hatta: Perekonomian Indonesia Masuk 15 Terkuat Dunia
Investor Lokal Jangan Tertinggal
Krakatau Steel Bangun Pabrik Baja KHI