Arus Balik 2011 di Stasiun Senen Turun
Senin, 5 September 2011 | 13:05
Kereta Api. Ilustrasi. Foto: suara pembaruan JAKARTA-Arus balik di Stasiun Senen, Jakarta Pusat pada Idul Fitri 1432 Hijriyah diperkirakan turun 13-14% dibandingkan arus balik lebaran sebelumnya.
"Saya perkirakan arus mudik maupun arus balik di Stasiun Senen menurun 13-14% dibanding sebelumnya," kata Wakil Kepala Stasiun Pasar Senen, Wahyudin di Jakarta, Senin (5/9).
Penurunan jumlah penumpang lebaran tersebut menurut Wahyudin karena adanya pembatasan kereta di mana setiap rangkaian kereta api yang terdiri atas sembilan gerbong maksimal mengangkut 1.270 penumpang.
Selain itu, Stasiun Senen bukan tujuan akhir pemudik sehingga ada sebagian penumpang yang turun di beberapa stasiun kereta api lain seperti di Cikampek, Bekasi dan Jatinegara.
"Saya perkirakan hanya 40 persen penumpang yang turun di Stasiun Senen karena sebagian sudah turun di stasiun lain," ujar Wahyudin.
Data arus balik di Stasiun Senen pada H+1 tercatat sebanyak 7.021 penumpang, pada H+2 sebanyak 8.468 penumpang dan H+3 tercatat 9.755 penumpang.
Volume kumulatif penumpang arus balik pemudik pada 1 September 2011 mencapai 316.037 orang. Dengan rincian KA kelas eksekutif sebanyak 61.023 orang, KA kelas Ekonomi sebanyak 184.513 orang, serta KA kelas bisnis sebanyak 70.545 orang dan total keseluruhannya mencapai 316.037 orang.
Wahyudin mengatakan, penurunan tersebut dapat dilihat dari perbandingan penumpang pada lebaran kali ini dan tahun lalu di mana pada arus mudik 2010 pada H-3 tercatat 17.827 penumpang, sedangkan 2011 pada hari yang sama hanya 10.300 penumpang.
Data H-2 pada 2010 mencatat sebanyak 18.407 penumpang sementara 2011 hanya 11.447 penumpang, sedangkan pada H-1 tidak begitu signifikan yaitu 10.920 pada 2010 dibanding 11.885 penumpang pada 2011.(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
ABDUL HADI, Terapkan Tiga Kunci Sukses
Ahmad Zacky dan Darin Mumtazah Mangkir dari Panggilan KPK
China Rencanakan Bangun Kawasan Industri di Luar Jawa
Hatta: Perekonomian Indonesia Masuk 15 Terkuat Dunia
Investor Lokal Jangan Tertinggal
Krakatau Steel Bangun Pabrik Baja KHI