ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

APM Mobil Mewah Banting Harga
Rabu, 17 Juli 2013 | 10:48

Indonesian LEXUS Principal, Johnny Darmawan memperkenalkan Mobil New Lexus IS 250 F Sport saat pelucuran di The LEXUS Gallery, Menteng, Jakarta, Selasa (16/7). New Lexus IS hadir dengan gaya sport dan mewah yang dibalut dengan 10 pilihan warna yaitu, White Nova, White Pearl, Platinum Silver, Mercury Grey, Sonic Titanium, Black, Starlight Black, Red MC CS, Blue Me dan Lapis Lazuli MC yang ditawarkan seharga Rp 950 juta OTR. Foto: Investor Daily/ant Indonesian LEXUS Principal, Johnny Darmawan memperkenalkan Mobil New Lexus IS 250 F Sport saat pelucuran di The LEXUS Gallery, Menteng, Jakarta, Selasa (16/7). New Lexus IS hadir dengan gaya sport dan mewah yang dibalut dengan 10 pilihan warna yaitu, White Nova, White Pearl, Platinum Silver, Mercury Grey, Sonic Titanium, Black, Starlight Black, Red MC CS, Blue Me dan Lapis Lazuli MC yang ditawarkan seharga Rp 950 juta OTR. Foto: Investor Daily/ant

JAKARTA – Sejumlah agen tunggal pemegang merek (APM) mobil mewah memutuskan untuk memangkas harga jual berkisar 5-10%. Hal itu dilakukan menyusul banyaknya stok mobil-mobil premium tersebut di pasar.

“Bisa diskon sampai 5-10%, karena mereka kelebihan stok. Tapi Lexus tidak melakukan itu,” kata General Manager Lexus Indonesia - PT Toyota Astra Motor Adrian Tirtadjaja di Jakarta, Selasa (16/7).

Adrian menjelaskan, keputusan membanting harga terpaksa dilakukan akibat krisis ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat sehingga target penjualan yang ditetapkan tidak bisa dicapai. Lemahnya penyerapan pasar dunia membuat mobil-mobil mewah tersebut selanjutnya dilempar ke Indonesia.  Akhirnya APM memberikan diskon.

Namun, Lexus tidak akan melakukan hal serupa. Pasalnya, produsen mobil mewah asal Jepang ini tidak pernah mengejar volume penjualan. “Kami menghargai konsumen. Karena, kalau kemudian kami diskon gila-gilaan sampai ratusan juta di akhir tahun, kasihan pelanggan yang sudah antre membeli produk Lexus dan hal itu bisa menjatuhkan image,” kata Adrian.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!