ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 23 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

APEC dan Kepentingan Indonesia
Oleh Abdul Hakim MS | Senin, 10 September 2012 | 11:35

Di tengah kesangsian akan peran Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dalam mendorong perekonomian global, forum kerja sama negara-negara di lingkar Pasifik ini mengadakan pertemuan ke-24 di Rusia, 2-9 September 2012. Hadir pada pertemuan tersebut, 21 pemimpin Negara APEC, di antaranya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Seperti tertuang dalam Bogor Goals, tujuan utama forum APEC adalah terciptanya liberalisasi perdagangan dan investasi di kawasan Asia Pasifik sebelum 2010 untuk anggota ekonomi maju, dan sebelum 2020 untuk anggota ekonomi berkembang.

Dalam upaya mencapai Bogor Goals, APEC melandaskan kerja sama pada tiga pilar, yaitu liberalisasi perdagangan dan investasi, fasilitasi bisnis, serta kerja sama ekonomi dan teknik (ecotech).

Akan tetapi, karena kerja sama yang dibangun dalam forum APEC hanya atas dasar konsensus yang bersifat tidak mengikat (non-legally binding), peran forum ini pun mulai dipertanyakan banyak pihak. Dengan hanya mengandalkan kesukarelaan negara-negara anggotanya dalam melaksanakan kesepakatan yang diambil, kesangsian bahwa APEC bisa menghadirkan solusi bagi krisis ekonomi yang melanda dunia saat ini pun terus bermunculan.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!