AHM Naikkan Produksi Jadi 4,3 Juta Unit
Jumat, 1 Juli 2011 | 9:56
Dari kiri ke kanan, Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Kojiro Iguchi, Presiden Direktur AHM Yusuke Hori, Executive Vice President Director Johannes Loman, dan Direktur Marketing AHM Auddie A Wiranata berpose dengan Motor The Real Sport Bike Honda CBR 150R saat peluncuran di Jakarta, Kamis (30/6). Foto: Investor Daily/ANTARA/HO-yudi/pras/ss/mes/11 JAKARTA – Produsen sepeda motor dan agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor Honda, PT Astra Honda Motor (AHM), akan menaikkan kapasitas produksi menjadi 4,3 juta unit akhir 2011, dari tahun 2010 sebanyak 3,5 juta unit.
Wakil Dirut AHM Johannes Loman mengatakan, pihaknya akan menambah kapasitas produksi secara bertahap. “Tambahan kapasitas 500 ribu unit akan beroperasi Agustus nanti, dan selanjutnya kami menambah 300 ribu unit lagi, sehingga total kapasitas akhir tahun ini 4,3 juta unit,” kata Loman di Jakarta, Kamis (30/6).
Menurut dia, penambahan kapasitas produksi 500 ribu unit didapatkan dengan investasi baru. Sedangkan tambahan kapasitas 300 ribu unit akhir tahun ini akan diperoleh dengan perbaikan (improvement) proses produksi dam kerja lembur (overtime), sehingga kapasitas bisa digenjot lagi tanpa menambah investasi baru.
Pada kesempatan itu, Loman juga menegaskan, AHM belum punya rencana menjadikan Indonesia sebagai basis produksi motor Honda untuk ekspor. Pabrik Honda yang ada di Tanah Air dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan motor di dalam negeri yang terus naik.
Sementara itu, Dirut AHM Yusuke Hori menambahkan, pihaknya tidak ingin terlambat menambah kapasitas produksi untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan motor yang pesat di Indonesia. “Hasilnya, pangsa pasar Honda juga telah melampaui 51%. Jaraknya semakin jauh dengan para pesaing tiap bulannya,” ujar Hori.
Ia mengatakan, pada semester I-2011, penjualan sepeda motor Honda diperkirakan telah tembus angka 2,1 juta unit. Pencapaian angka tersebut lebih cepat dua bulan dibandingkan tahun lalu.
AHM menargetkan penjualan sekitar 4,3 juta unit tahun ini. Pasar motor di Indonesia diproyeksikan mencapai 8-8,1 juta unit, dan perseroan akan menguasai pangsa pasar sekitar 53% pada 2011.
Hori menuturkan, pihaknya belum berencana menambah investasi baru setelah penambahan kapasitas tahun ini. “Belum ada pemikiran untuk itu. Kalau ada akan kami beritahukan,” katanya.
Sport CBR 150R
Sementara itu, AHM mulai memasarkan motor sport untuk kelas atas (premium) CBR 150R yang diimpor dari Thailand. Perseroan menargetkan penjualan motor jenis ini sebanyak 2 ribu unit per bulan. “Mulai 30 Juni, kami telah memasarkan CBR 150R di Pekan Raya Jakarta, pembelian bisa dilakukan secara inden,” tutur Direktur Pemasaran AHM Auddie A Wiranata.
Dia mengatakan, pihaknya akan menjual secara langsung melalui dealer pada 18 Juli 2011. Selanjutnya, pada 22 Juli, sepeda motor yang pengembangannya terinspirasi balapan grand prix tersebut sudah bisa diterima oleh konsumen.
Auddie mengakui, pemasaran varian baru motor sport dengan harga mencapai Rp 33 juta per unit itu untuk memperkuat citra Honda di segmen kelas atas. Hal tersebut dilakukan setelah meluncurkan CBR 250R Maret lalu, yang mampu terjual lebih dari 3 ribu unit dalam tiga bulan terakhir.
Auddie optimistis, pasar motor sport masih tumbuh di Indonesia. Meskipun kontribusi segmen tersebut hanya sekitar 10% dari total pasar motor secara nasional yang diperkirakan mencapai 8-8,1 juta unit tahun ini. Pada Januari-Mei 2011, penjualan motor sport di Tanah secara nasional mencapai 362.636 unit, atau tumbuh 38,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, Hori mengakui, model CBR 150R lebih lambat masuk ke Indonesia dibandingkan ke pasar Thailand pada Juli- Agustus tahun lalu. “Kami harus melakukan berbagai penyesuaian sistem pasokan bahan baker, terkait perbedaan bensin di Indonesia dan Thailand,” katanya. (c02)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!