ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

50 Tahun Irian Barat Bergabung NKRI Diperingati
Senin, 29 April 2013 | 9:06

SORONG-Berbagai kegiatan diselenggarakan pada pekan ini dalam rangka peringatan 50 tahun atau setengah abad Irian Barat bergabung kembali ke NKRI.

Ketua panitia kegiatan tersebut Jimmy Demianus Ijie kepada pers di Sorong, Papua Barat, Senin pagi (29/4) menjelaskan, pihaknya siap menyelenggarakan kegiatan yang telah direncanakan. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan bertema "Mau Kemana Papua, Refleksi 50 Tahun Integrasi".

Jimmy Demianus Ijie mengatakan pihaknya menyelenggarakan seminar, lomba karya tulis mahasiswa, lomba cipta puisi, lomba pidato, pameran foto, long march obor perdamaian 176 kilometer, malam keakraban dan penanaman pohon. Seluruh kegiatan diselenggarakan di Kota Sorong.

Pada Selasa (30/4) diselenggarakan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara Kegiatan ini menghadirkan pembicara Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari dan Wakil Ketua Pimpinan Kerja Sosialisasi MPR Wahidin Ismail.

Pada 1 Mei 2013 atau tepat tahun Irian Barat bergabung dalam NKRI juga diselenggarakan seminar nasional nasional "Mau Kemana Papua, Refleksi 50 Tahun Integrasi". Seminar ini menghadirkan pembicara Wali Kota Sorong Lambert Jitmau dan pembicara utama Ketua DPD Irman Gusman.

Jimmy yang juga Wakil Ketua DPRD Papua Barat mengatakan, 1 Mei 1963 memiliki makna yang sangat penting dalam perjalanan sejarah Papua, mengingat pentingnya tanggal tersebut semestinya mendapat tempat khusus dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Selama setengah abad ini, kata dia, Papua telah banyak mengalami perubahan dan kemajuan, baik dari sisi ekonomi maupun pembangunan fisik. Namun juga ada beberapa persoalan seperti kesejahteraan masyarakat dan rentang kendali pemerintahan.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!