ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

2,2 Juta Wisnus Melancong Selama Lebaran
Selasa, 4 September 2012 | 8:33

JAKARTA-Lebih dari 2,2 juta wisatawan nusantara (wisnus) melancong dan membanjiri sejumlah daya tarik wisata favorit di Pulau Jawa selama libur lebaran 2012.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Mari Elka Pangestu, di Jakarta, Senin (3/9), mengatakan, selama libur Hari Raya Idul Fitri 1433 H yang berlangsung mulai pertengahan hingga akhir Agustus 2012, beberapa daya tarik wisata mencatat kenaikan pengunjung yang berarti.

"Total pengunjung di tempat-tempat tersebut mulai dari 19 Agustus (H-2) hingga 26 Agustus 2012 (H+7) mencapai 2.268.289 orang, naik dibandingkan tahun 2011 yang hanya 1.817.243 orang atau kenaikan sebesar 25 persen," katanya.

Data yang dihimpun oleh Direktorat Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjukkan adanya kenaikan jumlah pengunjung di beberapa daya tarik wisata yang cukup populer di kalangan masyarakat.

Tempat wisata favorit meliputi Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Impian Jaya Ancol, Taman Safari, Candi Borobudur, Candi Prambanan, hingga Candi Ratuboko.

Seluruh destinasi tersebut mencatatkan kenaikan pengunjung.

Dari segi jumlah pengunjung, destinasi yang paling banyak dilancongi wisnus adalah TIJ Ancol, diikuti TM Ragunan, dan selanjutnya TMII.

Sedangkan destinasi yang mengalami kenaikan jumlah pengunjung tertinggi adalah Taman Safari dengan peningkatan pengunjung sebesar 61 persen.

Pihaknya menilai kenaikan tersebut disebabkan karena membaiknya kondisi dalam negeri, dimana liburan 17 Agustus bersamaan dengan libur lebaran yang juga menambah hari libur untuk melakukan kunjungan ke tempat-tempat wisata yang dimulai bahkan sebelum Lebaran.

"Kenaikan ini menggembirakan dan mencerminkan bahwa pasar dalam negeri masih tumbuh dengan baik walaupun ada perlambatan perekonomian dunia," katanya.

Di samping itu, kata Mari, peningkatan daya beli juga terjadi sehingga masyarakat luas dapat menikmati hari libur di tempat-tempat wisata sebagai implikasi peningkatan kebahagiaan masyarakat Indonesia pada saat liburan Lebaran.

"Peningkatan jumlah wisatawan dalam negeri juga dapat mengimbangi penurunan pertumbuhan dari wisatawan mancanegara (wisman)," katanya.

Menteri juga menambahkan peningkatan kunjungan juga akan menggerakkan perekonomian yang terkait dengan pariwisata maupun ekonomi kreatif.

"Sebagian besar pengunjung akan membeli oleh-oleh dan cinderamata, berupa hasil kerajinan atau makanan khas daerah setempat, menyaksikan pertunjukan dan atraksi lain. Itu semua adalah ekonomi kreatif," katanya.

Menurut dia, kenaikan pengunjung khususnya wisnus selama libur hari raya berperan penting agar target untuk wisatawan domestik tahun ini yakni 245 juta perjalanan dan total pengeluaran Rp171,5 triliun dapat tercapai.

Dari segi pengeluaran, tambahnya, potensi wisnus menyumbang lebih dari dua kali lipat perolehan devisa wisman.

Mari mencontohkan, tahun lalu perolehan devisa dari wisman mencapai 8,5 miliar dolar AS (sekitar Rp80 triliun) sementara total pengeluaran wisnus Rp156,89 triliun.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close