ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 Mei 2012
Pencarian Arsip

2012, Telkomsel Alokasikan Capex Rp10 Triliun
Sabtu, 23 Juli 2011 | 1:24

VP T-Cash Management Telkomsel Bambang Supriogo (kanan) dan Direktur 7-Eleven Lim Djwe Khian memperkenalkan kartu perdana Tap-Izy yang bisa digunakan di gerai 7-Eleven, Jakarta, pekan lalu. Kini pelanggan Telkomsel bisa melakukan pembayaran makanan, minuman, dan sebagainya dengan uang elektronik secara cepat dan mudah dengan mendekatkan ponselnya ke mesin Tap-Izy di 37 gerai 7-Eleven yang tersebar di Jabotabek. Foto: Investor Daily/GAGARIN VP T-Cash Management Telkomsel Bambang Supriogo (kanan) dan Direktur 7-Eleven Lim Djwe Khian memperkenalkan kartu perdana Tap-Izy yang bisa digunakan di gerai 7-Eleven, Jakarta, pekan lalu. Kini pelanggan Telkomsel bisa melakukan pembayaran makanan, minuman, dan sebagainya dengan uang elektronik secara cepat dan mudah dengan mendekatkan ponselnya ke mesin Tap-Izy di 37 gerai 7-Eleven yang tersebar di Jabotabek. Foto: Investor Daily/GAGARIN

SHENZHEN- PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (Capex) senilai Rp10 triliun pada 2012.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel Herfini Haryono di sela kunjungan wartawan Indonesia di Shenzhen, Jumat, mengatakan, alokasi "capex" itu sama seperti target 2011 sebesar Rp10 triliun.

"Sebanyak 50% atau sekitar Rp5 triliun dari 'capex' 2011 akan dialokasikan buat pengembangan teknologi 3G termasuk LTE," katanya.

Pada 2011, dari alokasi "capex" Telkomsel Rp10 triliun, sebanyak 40%-nya atau Rp4 triliun untuk pengembangan 3G.

Saat ini, Telkomsel mempunyai 38.000 stasiun penerima dan penyalur transmisi atau base transciever station (BTS) yang 20-30% di antaranya atau sekitar 8.000 unit sudah mengadopsi teknologi 3G.

Menurut Herfini, pihaknya masih membutuhkan investasi besar buat pengembangan generasi ketiga (3G) dan "long term evolution" (LTE) atau sering disebut 4G.

Meski nilainya sama, lanjutnya, namun rasio "capex" terhadap pendapatan 2012 turun dibandingkan 2011 karena pendapatan yang naik.

Ia mengatakan, investasi 3G yang cukup besar tersebut terpicu oleh perangkat seperti telepon selular yang bisa digunakan mengakses internet semua kalangan.

Herfini menambahkan, Telkomsel masih menunggu alokasi frekuensi dari pemerintah untuk menerapkan teknologi LTE. "Kami sudah siap menerapkan LTE," katanya.

Ia juga mengatakan, pihaknya belum memutuskan pemasok teknologi LTE. (gor/ant)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close