ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

1.200 Polisi Amankan Peringatan Bom Bali I
Selasa, 2 Oktober 2012 | 13:53

KUTA-Kepolisian Polda Bali mengerahkan sebanyak 1.200 personelnya untuk mengamankan "pelaksanaan peringatan Bom Bali I yang jatuh pada 12 Oktober 2012, dijadwalkan dihadiri oleh Perdana Menteri Australia Julia Gillard.

"Untuk mengamankan pelaksanaan acara peringatan Bom Bali I pada tahun ini yang dipusatkan di Garuda Wisnu Kencana (GWK), dikerahkan ribuan personel," kata Kepala Biro Operasi Polda Bali Kombes Pol I Gede Alit Widana, di Kuta, Selasa (2/10).

Dia merinci peringatan Bom Bali tersebut akan didukung oleh 1.003 pasukan dan dibantu dari Polri serta 100 pasukan Densus.

"Pada 10 Oktober nanti persiapan pengamanannya semua sudah final, dan semua pintu masuk baik darat, laut dan udara dijaga ketat," ujarnya.

Widana mengatakan, guna mendukung pelaksanaan kegiatan itu dan menjaga situasi tetap kondusif di wilayah Pulau Dewata, jajarannya menerapkan operasi Puri Agung yang digelar dari 11-13 Oktober tahun ini.

Selain itu, pihaknya juga akan melibatkan unsur pecalang yang ada di kawasan GWK untuk ikut serta mengamankan kawasan tersebut selama pelaksanaan acara.

Sedangkan pada saat peletakan karangan bunga di Ground Zero Legian, ada kemungkinan lalu lintas di jalan tersebut akan ditutup sementara demi kelancaran acara.

Dia mendapat instruksi dari Kapolri bahwa tamu undangan khusus akan mendapat pengawalan khusus sedangkan keseluruhan yang hadir wajib menggunakan kartu identitas sah yang dikeluarkan oleh Korem.

Sedangkan untuk korban bom tersebut yang hadir berdasarkan atas undangan dari pihak Kedutaan Besar Australia.

Diperkirakan jumlah tamu yang akan hadir di GWK yang menjadi pusat pelaksanaan acara tersebut mencapai 6.000 orang.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close