Tupperware Gelar Program Aku Anak Sehat
Kamis, 3 Mei 2012 | 15:05
Pengawasan Jajanan Jadi Prioritas BPOM 2012. Ilustrasi Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO JAKARTA - Perusahaan penghasil container (wadah) untuk keperluan rumah tangga, PT Tupperware Indonesia, mengadakan program Aku Anak Sehat (AAS) yang berdekatan pada Hari Pendidikan Nasional, sebagai wujud kepedulian kepada anak Indonesia.
Direktur Marketing Tupperware, Yanty Melianty, kepada pers di Jakarta, Kamis, mengatakan, program AAS merupakan program yang dilakukan secara konsisten dan kesinambungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak.
"Program ini berisi tentang imbauan dan edukasi kepada para siswa, guru, kepala sekolah dan wakil komite sekolah mengenai pangan yang sehat untuk dimakan," katanya seperti dikutip Antara.
Pasalnya, kata Yanty Melianty, berdasarkan data survei Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dari sampling yang dilaksanakan 30 balai POM di Indonesia dengan sampel 886 Sekolah Dasar (SD) di 30 kota Indonesia, 35% jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat.
Menurut Yanty, jajanan anak sekolah yang tidak memenuhi syarat keamanan pangan disebabkan oleh penyalahgunaan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, methanyl yellow, dan penggunaan bahan tambahan pangan yang berlebihan.
"Melihat fenomena tersebut, maka kami selaku masyarakat Indonesia, sekaligus wujud tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menyelenggarakan program Aku Anak Sehat (AAS) di sejumlah Sekolah Dasar sejak tahun 2007 sampai sekarang," kata Yanty.
Ia menuturkan, di tahun pertama (2007) program AAS hanya menjangkau 10 SD di Jakarta dengan jumlah 2.441 siswa. Namun, di tahun 2011 program AAS, sudah melibatkan 325 SD di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan Medan dengan jumlah 43.755 siswa.
Dan pada tahun 2012, lanjut dia, Tupperware menargetkan 500 SD dan 100.000 siswa terlibat dalam program AAS. (*/gor)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!