Ibu Negara Ani Yudhoyono Telah Dinyatakan Sehat
Minggu, 17 Juni 2012 | 15:13
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memeluk istrinya, Ibu Negara Ani Yudhoyono, saat pamitan untuk berobat ke Pittsburgh, AS. Ibu Ani dilaporkan menderita gangguan saraf atau gangguan di tulang leher, sehingga Tim Dokter Kepresidenan merekomendasikannya menjalani tindakan medis di Negeri Paman Sam. Foto: Investor Daily/Rumgapres/abror
PITTSBURGH- Ibu Ani Yudhoyono dipastikan dalam kondisi sehat
setelah menjalani operasi syaraf tulang leher dan siap untuk kembali menjalani
perannya selaku Ibu Negara mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
menghadiri pertemuan puncak G-20 di Los Cabos, Meksiko.
"Operasi berjalan dengan lancar dan sukses oleh karena itu bisa dipastikan
pada pukul 9.30 pagi waktu Pittsburgh bersama-sama dengan Presiden dan
rombongan akan terbang ke Los Cabos, Meksiko," kata Juru Bicara Presiden
Julian A Pasha, di pesawat kepresidenan, dalam perjalanan menuju Los Cabos,
Meksiko, Sabtu (16/6).
Ibu Ani, kata Julian, akan mendampingi Presiden Yudhoyono melakukan kunjungan
kerja ke Los Cabos, Meksiko guna menghadiri pertemuan puncak G-20 dan pertemuan
Rio+20 di Brazil.
"Ibu Ani telah dinyatakan sehat wal'afiat," kata Julian. Ia juga
menambahkan bahwa kegiatan Ibu Ani tidak akan terlalu berat karena secara
khusus Ibu Negara tidak harus selalu mendampingi dalam setiap acara.
Sementara itu Ani, sebelum terbang ke Pittsburh mengatakan kepada media bahwa
operasi berjalan selama lebih kurang satu jam.
Ibu Ani Yudhoyono, Selasa sore (12/6), bertolak menuju Pittsburgh Amerika
Serikat untuk menjalani tindakan medis pada syaraf di sekitar tulang leher atas
rekomendasi tim dokter kepresidenan.
Ibu Ani terbang ke Pittsburgh pada 12 Juni dengan menggunakan penerbangan
komersial dan didampingi oleh antara lain didampingi oleh putranya Edhie
Baskoro Yudhoyono dan Ketua tim Dokter Kepresidenan Brigjen TNI Aris Pribudi.
Sebelumnya, Presiden Yudhoyono mengatakan bahwa tindakan medis kepada Ibu Ani
dilakukan pada 15 Juni di Rumah Sakit Allegheny, Pittsburgh, Amerika Serikat.
"Khusus gangguan kesehatan yang sekarang saya tidak bisa menjelaskan
secara teknis, tapi ada gangguan syaraf atau tulang leher yang menurut tim
dokter kepresidenan direkomendasikan, karena tidak dimungkinkan dilakukan di
dalam negeri, dilakukan di sebuah rumah sakit oleh dokter di rumah sakit yang
selama ini memiliki keahlian dan pengalaman di Pittsbrugh," kata Presiden.
Kepala Negara mengatakan, selama ini semua tindakan dan pemeriksaan medis bagi
Presiden dan Ibu Negara dilakukan di dalam negeri, termasuk operasi
pengangkatan kantong empedu yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Namun untuk gangguan kesehatan kali ini atas rekomendasi tim dokter
kepresidenan maka tindakan medis dilakukan di luar negeri. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!