ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

BII Bantu RSCM Peralatan Terapi Kanker Mata
Senin, 13 Agustus 2012 | 14:37

Presiden Direktur PT Bank International Indonesia Tbk (BII) Dato Khairussaleh Ramli (tengah) bersama (dari kiri ke kanan) Komisaris Putu Antara, Direktur Jenny Wiriyanto, Direktur Stephen Liestyo, dan Funding Product Management Head Heni Angweita memegang replika emas Monas (Monumen Nasional) pada peluncuran program Biingkisan Beruntun 2012 dengan hadiah uang tunai seberat emas Monas di Jakarta, Senin (6/8).  Foto: Investo Daily/DAVID GITA ROZA Presiden Direktur PT Bank International Indonesia Tbk (BII) Dato Khairussaleh Ramli (tengah) bersama (dari kiri ke kanan) Komisaris Putu Antara, Direktur Jenny Wiriyanto, Direktur Stephen Liestyo, dan Funding Product Management Head Heni Angweita memegang replika emas Monas (Monumen Nasional) pada peluncuran program Biingkisan Beruntun 2012 dengan hadiah uang tunai seberat emas Monas di Jakarta, Senin (6/8). Foto: Investo Daily/DAVID GITA ROZA

JAKARTA-Bank Internasional Indonesia (BII) bersama Komunitas Berlari Untuk Berbagi (BUB) memberikan bantuan kepada Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta peralatan terapi kanker mata untuk menyelamatkan anak-anak dari kebutaan.

Siaran pers BII yang diterima di Jakarta, Senin (13/8), menyebutkan, penyerahan bantuan peralatan terapi kanker mata itu merupakan bagian dari kegiatan program tanggung jawab sosial perusahaan yaitu mendukung penyembuhan anak yang menderita retinoblastoma (kanker mata).

Retinoblastoma merupakan kanker mata yang sering terjadi pada bayi dan anak yang dapat menyebabkan kebutaan bahkan kematian.

Deteksi dini yang ditindaklanjuti dengan pengobatan yang cepat dan tepat dengan cara memberikan terapi lokal menggunakan alat "laser indirect ophthalmoscope" (LIO)-Dioda, dapat mencegah dilakukannya pengobatan radikal dengan mengangkat bola mata. Terapi dengan sinar laser diode dapat mempertahankan fungsi penglihatan anak dengan retinoblastoma Pemberian dukungan peralatan terapi itu didasarkan pada pertimbangan adanya kenyataan bahwa retinoblastoma telah menjadi penyebab kematian nomor dua di Indonesia setelah Leukimia.

Penyerahan peralatan terapi itu dilakukan oleh Direktur BII Rita Mirasari dan Direktur BII Stephen Liestyo serta pendiri Komunitas BUB Sandiaga Uno kepada Kepala Divisi Pediatrik Oftlamologi Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKUI/RSCM yang juga Ketua Indonesia Centre for Expertise in Retiniblastoma (ICER) RSCM, Rita Sita Sitorus.

Rita Mirasari berharap upaya penyembuhan retinoblastoma melalui alat ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak dengan retinoblastoma, yang juga generasi penerus bangsa, untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Sementara itu Komunitas BUB mendukung program CSR BII karena sesuai dengan visi Komunitas BUB yaitu kepedulian terhadap anak-anak Indonesia.

Pendiri dan Pimpinan Komunitas BUB Sandiaga S. Uno menjelaskan, proses terapi kanker membutuhkan waktu yang lama sehingga membuat anak-anak kehilangan kehidupan normal. "Harapan saya dengan mengunjungi mereka di sini, berkumpul, dan saling berbagi rasa akan bisa menikmati kehidupan seperti kita," sebut Sandiaga.

Serah terima peralatan terapi LIO-Dioda tersebut dilaksanakan di Rumah Anyo, shelter bagi anak dengan retinoblastoma yang didirikan oleh Yayasan Anyo Indonesia (YAI) di Slipi, Jakarta.

Sebelumnya sebagai bagian dari penyelenggaraan lomba lari internasional BII Maybank Bali Marathon, pada April 2012, BII dan BUB juga melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung kesehatan masyarakat Gianyar melalui Yayasan Bumi Sehat. BII berkontribusi dalam membangun klinik kesehatan baru, yang akan menyediakan layanan kesehatan umum, perawatan darurat, kehamilan, layana kelahiran menyusui.

Program tanggung jawab sosial BII memiliki misi membangun masa depan yang lebih cerah dengan berfokus kepada tiga bidang utama yaitu bidang kegiatan utama untuk mendukung kegiatan untuk mendukung hidup yang sehat, pendidikan, serta lingkungan dan kemasyarakatan, dengan tetap memiliki kepekaan terhadap situasi yang terjadi di Tanah Air seperti jika terjadi bencana alam.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.
Close