ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Salamander Targetkan Produksi Gas Karendan Juli 2013
Kamis, 3 Mei 2012 | 14:31

MUARA TEWEH- Investor Salamander Energy Bangkanai Ltd targetkan eksploitasi empat sumur gas Sungai Lahei-1 di blok Karendan Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, untuk dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) pada Juli 2013.

"Kami targetkan awal produksi gas blok Karendan ini pada Juli tahun depan," kata General Manajer Salamander Energy Ltd, Craig Stewart saat sosialisasi rencana pengeboran sumur gas blok Karendan di Muara Teweh, Kamis (3/5).

Menurut Craig, untuk mengeksploitasi gas itu pihaknya menjadwalkan pada pertengahan Juni 2012 akan dilakukan pengeboran sumur gas tersebut.

Saat ini sejumlah peralatan pengeboran (rig) sebagian besar sudah tiba di lokasi atau di pelabuhan Luwe Hulu Kecamatan Lahei pedalaman Sungai Barito.

"Kita harapkan pengangkutan rig ini berjalan sesuai rencana sehingga jadwal kegiatan dapat berjalan dengan baik," katanya.

Craig mengatakan, melalui sosialisasi rencana pengeboran ini diharapkan adanya masukan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat sehingga pihak perusahaan dapat bekerja sesuai aturan yang berlaku.

Sumur ini hasil dari kegiatan survei seismik pada 2006 oleh kontraktor Elnusa Bangkanai Eenery (EBE), PT Elnusa Geosains.

Salamander Energy Ltd merupakan perusahaan bermarkas di London, Inggris pemegang saham terbanyak di Blok Bankanai itu pada akhir Juni 2011 telah menandatangani perjanjian jual beli gas Lapangan Bangkanai, Kalimantan Tengah dengan PT PLN untuk membangun PLTG dengan kapasitas 3 x 80 megawatt (MW) yang mampu mengaliri listrik hingga wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam perjanjian itu disepakati Salamander Energy nantinya akan memasok volume gas sebesar 20 miliar british thermal unit per day (bbtud) kepada PT PLN dengan harga 4,79 dolar AS per juta british termal unit (mmbtu) dengan eskalasi 3 persen per tiga tahun.

"Kita harapkan proyek besar dengan melibatkan masyarakat tersebut dapat berjalan sesuai rencana," katanya.

Bupati Barito Utara, Achmad Yuliansyah mengharapkan pembangunan PLTG ini dapat berjalan tepat sesuai jadwal, sehingga mampu menambah energi listrik di wilayah Kabupaten Barito Utara dan sekitarnya.

Sebelum melakukan kegiatan, pihak perusahaan diminta melakukan koordinasi dengan aparatur kecamatan dan desa serta masyarakat setempat. "Diharapkan PLTG ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah," katanya.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

PT.Adihidayat | 11:44pm Sep 23, 2012

Yth. Kami PT. Adi Hidayat, pusat Palangkaraya raya, Kalimantan Tengah. Ingin ikut serta berarti spasi pada kegiatan pekerjaan tanah proyek PLTG Bangkanai di Desa luwe, Kalimantan Tengah..Pengalaman,,1.SubCon Pekerjaan tanah PLTU 2x60 mw kal-Teng. 2.Subcon PLTU 2x25 mw Desa Sanggu, Kalimantan tengah. 3. Gardu Induk 150 Kav Sampit Kalimantan tengah,, alamat email kami hadi@antangberdikari.com