ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 26 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Rudi Rubiandini Jabat Deputi Operasi BP Migas
Sabtu, 20 Agustus 2011 | 5:09

JAKARTA - Guru besar teknik perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Rudi Rubiandini menjabat Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi menggantikan Wibowo Suseno Wirjawan.

Kepala BP Migas R Priyono saat serah terima jabatan (sertijab) dua Deputi BP Migas di Jakarta, Jumat, mengatakan, penunjukan Rudi dilakukan dengan pertimbangan kepentingan yang lebih luas.

"Kami ingin mencapai target 'lifting' (produksi) yang ditetapkan APBN Perubahan 2011 sebesar 945.000 barel minyak per hari dan 7.769 juta kaki kubik gas bumi per hari," katanya.

Selain Rudi yang sebelumnya menjabat Sekretaris Pimpinan BP Migas, juga diserahterimakan jabatan Deputi Pengendalian Keuangan kepada Achmad Syakhroza yang guru besar "corporate governance" dari Universitas Indonesia.

Dengan demikian, Rudi dan Syakhroza sama-sama berasal dari akademisi. Sertijab tersebut mengakhiri polemik penetapan jabatan kedua Deputi BP Migas.

Sebelumnya, Menteri ESDM mengeluarkan keputusan nomor 1377 K/73/MEM/2011 tanggal 31 Mei 2011 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Deputi di Lingkungan BP Migas.

Budi Indianto yang menjabat Deputi Pengendalian Operasi diganti Wibowo Suseso Wirjawan yang sebelumnya Deputi Pengendalian Keuangan BP Migas.

Lalu, Darwin juga mengangkat Akhmad Syakhroza sebagai Deputi Pengendalian Keuangan menggantikan Wibowo Wirjawan, dan Johanes Widjonarko sebagai Deputi Umum menggantikan Achmad Syamsu Rizal Asir.

Penetapan Deputi BP Migas oleh Menteri ESDM itu mendapat penolakan BP Migas karena dinilai tidak sesuai yang diusulkan dan berpotensi melanggar PP 42/2002.

BP Migas hanya mengakui Johanes Widjonarko sebagai Deputi Umum dan tidak mengakui Wibowo Wirjawan dan Akhmad Syakhroza. Sertijab Widjonarko sudah dilakukan oleh Priyono beberapa waktu lalu.

Namun, kini sertijab kedua Deputi BP Migas sudah terlaksana melalui pergantian Wibowo Wirjawan dengan Rudi Rubiandini.

Priyono mengharapkan, sertijab tersebut dimaknai sebagai upaya mengedepankan pemantapan organisasi untuk meningkatkan kinerja. Menurut dia, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan BP Migas.

Di bidang operasi, selain pencapaian target produksi tahun 2011, juga upaya menekan laju penurunan produksi, peningkatan produksi, dan peningkatan cadangan migas. Sedangkan di bidang keuangan, lanjut Priyono, berupa peningkatan pengawasan agar industri hulu migas semakin tertib administrasi. (tk/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!