ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

PLN Akan Hentikan Operasional PLTD Bintan
Jumat, 2 Maret 2012 | 15:20

BATAM - PT PLN (Persero) akan menghentikan operasional pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Bintan setelah jaringan listrik Batam-Bintan selesai.

"Kalau listrik dari Batam sudah masuk, PLTD akan dihentikan," kata Direktur Operasi Indonesia Barat PLN Harry Jaya Pahlawan di Batam, Jumat.

Menurut dia, biaya yang dikeluarkan untuk PLTD besar sehingga dihentikan. "PLTD menggunakan bahan bakar minyak, sehingga biaya operasionalnya mahal," kata dia.

Rencananya, jaringan listrik bawah laut Batam-Bintan akan beroperasi 2013.

Harry mengatakan Batam bisa memasok listrik ke Bintan karena memiliki kelebihan daya, bila PLTU Tanjung Kasang sudah bisa beroperasi. "Kelebihan itu yang akan dijual ke Bintan," kata dia.

Menurut dia, Bintan masih kekurangan listrik, sehingga membutuhkan kiriman dari Batam. "Bintan pas-pasan apalagi Lagoy saat ini masih menggunakan captive power," kata dia.

Di tempat yang sama, Direktur Konstruksi PLN Nasri Sebayang mengatakan pembangunan jaringan bawah laut dalam tahap lelang. "Batam-Bintan sudah dalam proses lelang. Maret ditandatangani," kata dia.

Ia mengatakan setelah lelang, diperkirakan jaringan akan selesai dibangun 2013. "Satu setengah tahun selesai," kata dia.

Pembangunan jaringan bawah laut rampung seiring dengan selesainya Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tanjung Kasam. Sehingga listrik bisa langsung disalurkan. PLTU Tanjung Kasam memiliki daya 2 kali 55 megawatt. (tk/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close