Pertamina Siap Berbisnis CBM dan Gas Bumi
Jumat, 20 Juli 2012 | 11:51
blok migas JAKARTA-Peluang Pertamina untuk menggarap bisnis gas metana batu bara (coal bed methane/CBM) dan gas bumi semakin terbuka lebar, sebab Pertamina sudah mengubah anggaran dasarnya.
Menurut Direktur Pengembangan Investasi dan Manajemen Resiko PT Pertamina Persero Afdal Bahaudin, Pertamina mengubah anggaran dasar dari perusahaan minyak dan gas bumi, menjadi perusahaan energi. Perubahan ini sudah mendapatkan persetujuan dari rapat umum pemegang saham (RUPS) yang diselenggarakan Kamis (19/7).
"Energi itu kan bermacam-macam, ada gas bumi, CBM dan segala macam. Kalau cuma migas, nanti susah," kata Afdal Bahaudin saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (20/7).
Pertamina, melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), fokus menggarap CBM. Begitu juga dengan PT Pertamina Gas (Pertagas), yang berupaya mendorong penggunaan produksi CBM. Nantinya, PHE hanya menjual gas CBM di sumur (well head), setelah itu diambil alih oleh Pertagas.
PHE menangani 11 proyek gas CBM lapangan, di mana PHE bertindak sebagai operator di lima lapangan dan sebagai mitra di enam lapangan lainnya.
Perubahan anggaran dasar ini menyusul keinginan Pertamina menjadi perusahaan berkelas dunia. Pada 2008, BUMN migas ini sudah mencanangkan Rencana Program Jangka Panjang (RPJP) Pertamina yang menetapkan sektor hulu sebagai fokus perusahaan.
Dalam RPJP itu, strategi Pertamina memproyeksikan bisa menjadi perusahaan energi sekelas Petronas pada 2018 dan menjelma menjadi perusahaan energi 15 besar dunia pada 2023.
Afdal menambahkan selain mendapatkan persetujuan perubahan menjadi perusahaan energi, dalam anggaran dasar Pertamina juga disahkan untuk menghapus jabatan wakil direktur utama.(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!