ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Pertamina Operasikan PLTP Lahendong Pertengahan Desember
Selasa, 15 November 2011 | 16:05

Sejumlah pengunjung mengamati maket di stan proyek Geothermal PLTP Condesing berkapasitas 3 MW saat pameran Indo Geothermal 2011 di Jakarta, baru-baru ini. Hingga akhir 2011, system panas bumi yang ada di Indonesia dan yang sudah dikembangkan baru terbatas di lokasi system hidrotermal yang berada di 276 lokasi. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN Sejumlah pengunjung mengamati maket di stan proyek Geothermal PLTP Condesing berkapasitas 3 MW saat pameran Indo Geothermal 2011 di Jakarta, baru-baru ini. Hingga akhir 2011, system panas bumi yang ada di Indonesia dan yang sudah dikembangkan baru terbatas di lokasi system hidrotermal yang berada di 276 lokasi. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN

JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit 4 berkapasitas 20 MW di Sulawesi Utara pertengahan Desember 2011.

Dirut PGE Slamet Riadhy di Jakarta, Selasa –seperti dilansir Antara-- mengatakan, proyek Lahendong 4 itu akan melengkapi tiga unit lainnya yang telah beroperasi sebelumnya dengan kapasitas total 60 MW. "Jadi, kapasitas terpasang Lahendong akan menjadi 80 MW dalam waktu dekat ini," katanya.

Selanjutnya, menurut dia, PGE merencanakan pengembangan Lahendong Unit 5 dan 6 dengan kapasitas 2x20 MW.

Kegiatan pemboran eksplorasi dan eksploitasi Unit 5 dan 6 telah berlangsung sejak Oktober 2008. "Kami targetkan Unit 5 dan 6 beroperasi komersial pada 2013," ujarnya.

Potensi panas bumi di Sulawesi Utara berasal dari tiga lokasi yakni Lahendong, Lahendong Selatan (Tompaso), dan Kotamobagu.

PLTP Lahendong Unit 1 hingga 4 berasal dari Lahendong yang memiliki cadangan terbukti 80 MW dan possible 150 MW.

Lahendong 1 berkapasitas 20 MW telah beroperasi sejak Agustus 2001, Unit 2 berdaya 20 MW awal 2007, dan Unit 3 juga 20 MW pada 2009.

Sedangkan, Lahendong Unit 5 dan 6 akan dipasok dari Tompaso yang memiliki cadangan possible 220 MW.

Proyek Kotamobagu direncanakan memasok Lahendong Unit 7 dan 8 dengan kapasitas 2x20 MW pada 2014. Potensi Kotamobagu diperkirakan mencapai 180 MW. PGE sudah melakukan kegiatan eksplorasi di Kotamobagu sejak 1989. (*)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close