ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 21 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Pertamina Cepu Tanggulangi Tumpahan Minyak
Jumat, 4 Maret 2011 | 21:21

BOJONEGORO - PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Cepu, di Cepu, Jateng, Jumat masih terus mengatasi tumpahan minyak mentah (crude oil) di Desa Sambong, Kecamatan Sambon, Blora, Jateng.

"Menyikapi kejadian ini, Pertamina EP sangat menyayangkan dan mengecam keras perbuatan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh pihak yang melakukan pencurian pipa minyak Pertamina," kata Manager Humas Pertamina EP, Agus Amperianto, dalam keterangan persnya, Jumat.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan kebocoran pipa tersebut disebabkan oleh pencurian pipa minyak milik Pertamina EP oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Akibat pencurian tersebut, jumlah minyak mentah yang tumpah diperkirakan mencapai 30 barel.

Lebih lanjut Agus menegaskan bahwa perbuatan tidak bertanggung jawab yang dilakukan para pelaku pencurian tidak hanya menimbulkan kerugian bagi Pertamina EP, tetapi juga menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar.

Tumpahan minyak terjadi pada Kamis (3/3) di Desa Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pelaku pencurian melakukan pemotongan dan pencurian pipa minyak Pertamina EP sepanjang empat meter. Pipa tersebut adalah `trunk line` 4 inci pada kilometer 6 yang menghubungkan antara Nglobo dan Cepu.

Menyikapi peristiwa ini, Tim Penanggulangan Keadaan Darurat Pertamina EP Field Cepu melakukan upaya lokalisasi dan membersihkan tumpahan minyak.

"Hingga saat ini, tim Pertamina EP berhasil mengangkat sekitar 90 persen dari tumpahan minyak tersebut," ujarnya.

Untuk kegiatan tersebut, Pertamina EP Field Cepu menggunakan peralatan mekanis antara lain satu unit `skimmer`, dua unit `vacuum truck`, dan enam set `oil boom`. Hingga informasi ini diturunkan, tim Pertamina EP masih terus melakukan upaya pengangkatan tumpahan minyak tersebut. (tk/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close