ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 Mei 2012
Pencarian Arsip

BBM HABIS 10 TAHUN KE DEPAN

Menristek: Pemerintah Siap Bangun PLTN
Rabu, 22 Februari 2012 | 13:08

LEBAK - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta mengatakan,   pemerintah sudah siap membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) untuk mengantisipasi kehabisan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

"Saat ini produksi bahan bakar minyak kita terus menurun, 10 tahun mendatang Indonesia akan kehabisan BBM sehingga perlu adanya penggantinya,” kata Menristek Gusti Muhammad Hatta di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu.

Ia mengatakan, untuk mengantisipasi kehabisan BBM, pembangunan PLTN diusulkan di Provinsi Bangka Belitung atau Kalimantan Selatan. Sebab daerah tersebut sangat cocok untuk pengembangan sumber energi nuklir.

“Apabila tidak segera dipersiapkan untuk pengganti BBM, dipastikan akan banyak pabrik tutup sehingga menimbulkan pengangguran,” kata Menristek seperti dikutip Antara.

Karena itu, kata dia, pihaknya terus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang manfaat kegunaan sumber energi nuklir. Selain itu juga, memberikan sumbangan besar terhadap kesejahteraan masyarakat.

Penggunaan sumber energi nuklir juga dapat dimanfaatkan untuk peningkatan produksi pangan. Menurut dia, produksi bibit padi yang dari radiasi nuklir hasilnya jauh lebih baik dibandingkan dengan bibit padi lokal.

Padi dari hasil radiasi nuklir memiliki keunggulan, di antaranya jarak panen cukup pendek, produksi cukup tinggi, rasanya enak dan tahan serangan hama. "Selama ini pendapatan petani cukup tinggi setelah menggunakan bibit unggul yang dari radiasi nuklir itu," katanya.

Menristek Gusti menyebutkan, pemerintah sudah siap untuk pembangunan PLTN apabila masyarakat bersedia dan menerimanya. Sebab penggunaan sumber daya energi nuklir relatif murah. "Bila masyarakat sudah siap menerimanya pembangun PLTN maka pemerintah akan membangunya," ujarnya menjelaskan. (*/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close