ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 30 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

IMN Eksporasikan Tumpang Pitu sampai 2015
Minggu, 4 Maret 2012 | 20:07

BANYUWANGI - PT Indo Multi Niaga akan terus mengeksplorasikan tambang emas Gunung Tumpang Pitu di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jatim sampai 2015.

Manajer Hubungan dan Pengembangan Masyarakat Indo Multi Niaga (IMN), Pramono Triwahyudi di lokasi tambang Gunung Tumpang Pitu, Banyuwangi, Minggu mengatakan, pada 2015, pihaknya menargetkan mulai memasuki tahapan produksi atau eksploitasi di lokasi tambang tersebut.

"Kami masih intensif melakukan eksplorasi di Tumpang Pitu dan diharapkan mulai 2015 sudah memasuki tahapan produksi," katanya.

IMN merupakan perusahaan penanaman modal dalam negeri yang sejak 2007 sampai saat ini masih melakukan kegiatan eksplorasi.

Berdasarkan SK Bupati Banyuwangi No 188/05/KP/429.012/2007, IMN mengantongi izin usaha pertambangan (IUP) tahap eksplorasi seluas 11,6 ribu ha di Banyuwangi bagian selatan.

Selain Tumpang Pitu dengan luasan 1.700 ha, konsesi IMN juga mencakup areal Katak, Candrian, Gunung Manis, Salakan, Gumuk Genderuwo, dan Rajeg Besi.

Geolog IMN, Hendy Prayitno menambahkan, sejauh ini, IMN sudah mengambil 10.000 sampel yang masing-masing berberat 1,3 kg.

Lalu, sejak eksplorasi pertama kali pada 20 September 2007 sampai 29 Februari 2012, IMN sudah membor di 367 titik dengan kedalaman total 116.495 meter. Terdiri atas 16 titik sedalam 4.172 m yang dikerjakan PT Hakman Platina Metalindo dan IMN 351 titik dengan kedalaman 112.322 m.

Pramono juga menjelaskan, pihaknya memang sudah mendapat izin eksploitasi dari Bupati Banyuwangi melalui SK 188/10/KEP/429.011/2010 dengan luas 4.998 ha.

Namun, IMN masih fokus mengeksplorasi Tumpang Pitu yang sudah dibor sebanyak 324 titik. "Kami optimalkan mencari prospek di Tumpang Pitu. Tahun ini, kami targetkan 40 titik pemboran lanjutan di Tumpang Pitu," ujar Hendy.

Berdasarkan hasil eksplorasi sementara, lanjutnya, tambang Tumpang Pitu baru menghasilkan emas sebesar 0,2 gram per ton. Target IMN adalah 0,4 gr emas per ton dan 0,4 persen tembaga per ton sebelum memutuskan masuk ke tahapan produksi. (tk/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.