ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Ekspor Nikel Turun 30%
Jumat, 5 Agustus 2011 | 17:25

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat volume ekspor nikel Indonesia selama Januari-Juni 2011 menurun hingga 30,68 persen dari periode yang sama tahun lalu menjadi 41.471 ton. Meski demikian, nilainya tercatat hanya turun tipis dari 736,57 juta dolar AS pada semester I-2010 menjadi 680,75 juta dolar AS pada kurun yang sama tahun 2011.

"Kalau dilihat dari harga yang ternyata ada kenaikan, itu bisa karena permintaan meningkat atau tetap namun suplainya kurang. Tapi ini masih perlu dipelajari lebih lanjut," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Deddy Saleh di Jakarta, Jumat.

Penurunan volume ekspor nikel Indonesia selama semester I tahun ini, jelas dia, bisa terjadi karena beberapa faktor, bukan hanya akibat penurunan kemampuan produksi nikel dalam negeri.

"Masalah distribusi mungkin juga berpengaruh karena memang ada gangguan pengiriman di dalam negeri. Paling tidak ada satu perusahaan yang mengalami masalah pengiriman di Sampit (Kalimantan), meski kecil mungkin ini ada pengaruhnya," kata Deddy.

Faktor lain yang juga berpengaruh, ia menjelaskan, adalah kemungkinan adanya penurunan permintaan dari negara pengimpor nikel besar seperti Jepang yang sebagian wilayahnya bulan Maret tahun ini dilanda tsunami.

"Industri penggunanya tersebar, jadi kalaupun ada pengaruhnya tidak akan besar," katanya.

Selama ini nikel Indonesia kebanyakan dihasilkan di daerah Sulawesi. Menurut Deddy, bahan yang utamanya digunakan sebagai paduan logam dalam berbagai industri berbasis logam itu sebagian besar diekspor ke Tiongkok dan Jepang. (tk/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!