ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Media Penyiaran Jangan Langgar Aturan Pilkada
Oleh Bani Saksono dan Pamudji Slamet | Senin, 17 September 2012 | 13:36

JAKARTA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta mengimbau agar media penyiaran tidak melanggar aturan-aturan yang terkait penyiaran pilkada, selama berlangsungnya masa tenang 17-19 September 2012 dan hari pemungutan suara tanggal 20 September 2012 mendatang.

“Kasus iklan APPSI yang diputuskan melanggar ketentuan kampanye oleh Panwaslu DKI Jakarta, dapat menjadi rujukan bagi media penyiaran untuk tidak menayangkan iklan-iklan serupa,” kata Hamdani Masil, ketua KPID DKI Jakarta, di Jakarta, Minggu (16/9).

Menurut Hamdani, belajar pada pelaksanaan masa tenang di putaran pertama, pelanggaran berupa penayangan iklan kampanye selama minggu tenang, meskipun tidak dibuat atau dipesan oleh pasangan kandidat secara langsung, seharusnya dapat dihindari oleh media penyiaran.

Hamdani pun merujuk SK KPU DKI Jakarta Nomor13 Tahun 2011 yang menyatakan bahwa kampanye dilaksanakan oleh pasangan calon dan atau tim kampanye/juru kampanye, dilakukan untuk meyakinkan para pemilih, dengan menawarkan visi dan misi pasangan calon serta diselenggarakan pada jadwal waktu dan wilayah yang telah ditetapkan oleh KPU DKI.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close