ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Kelelahan Faktor Utama Kecelakaan Mudik Lebaran
Oleh Bani Saksono | Sabtu, 18 Agustus 2012 | 23:03

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Dwi Sigit Nurmantyas bersama Corporate Affairs Director PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Titi Pramudya (kanan) berbincang dengan salah seorang pemudik sebelum melepas rombongan mudik gratis bersama WMS di Polda Metro Jaya, Kamis (16/8). Mudik Gratis Bersama Wahana 2012 ini diikuti 1.500 orang yang terdiri atas keluarga besar Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), tukang ojek, dan karyawan Wanaartha Group, menggunakan 30 bus tujuan Surabaya, Sumedang, dan Solo. Foto: Investor Daily/GAGARIN Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Dwi Sigit Nurmantyas bersama Corporate Affairs Director PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Titi Pramudya (kanan) berbincang dengan salah seorang pemudik sebelum melepas rombongan mudik gratis bersama WMS di Polda Metro Jaya, Kamis (16/8). Mudik Gratis Bersama Wahana 2012 ini diikuti 1.500 orang yang terdiri atas keluarga besar Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), tukang ojek, dan karyawan Wanaartha Group, menggunakan 30 bus tujuan Surabaya, Sumedang, dan Solo. Foto: Investor Daily/GAGARIN

JAKARTA – Lebaran sebentar lagi. Jutaan orang melakukan perjalanan mudik dari kawasan Jabodetabek ke berbagai wilayah. Terbanyak ke arah timur. Polisi mengingatkan, kecelakaan lalu lintas saat mudik Lebaran mayoritas akibat kelelahan.

“Faktor utama penyebab kecelakaan tersebut ialah faktor human error, yakni karena mengantuk maupun kelelahan,” kata Kabag Pembinaan dan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/8).

Sementara itu, dalam enam hari masa angkutan lebaran 2012, yaitu sejak H-9 hingga H-4, Posko Angkutan Lebaran Nasional Terpadu (PALNT) 2012 di Kementerian Perhubungan mencatat telah terjadi 1.995 kecelakaan lalu lintas. Kasus kecelakaan tersebut menelan korban 340 orang meninggal dengan kerugian material mencapai Rp 4,20 miliar.

Ketua Harian PALNT 2012 Djoko Murjatmodjo mengatakan, dari data yang dirilis Korlantas Polri pada H-9 hingga H-4 Idul Fitri 1433, dari kecelakaan yang terjadi, 487 orang di antaranya menderita luka berat dan 1.776 orang luka ringan. Menurut dia, kecelakaan terbanyak terjadi pada H-4, yaitu sebanyak 383 kasus.

Korban jiwa meninggal terbanyak terjadi pada H-7, yaitu sebanyak 74 orang. Sedangkan kerugian material terbanyak berlangsung pada H-5, yaitu mencapai Rp 1,02 miliar. Namun, Djoko tak merinci jenis kendaraan yang menglami kecelakaan.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close