ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 20 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

PUTARAN KEDUA PILGUB DKI,

Jokowi Simpan Target dan Strategi Pemenangan
Selasa, 4 September 2012 | 17:03

SOLO - Calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang juga Wali Kota Surakarta "menyimpan" target dan strategi pemenangan dalam putaran kedua Pilgub DKI Jakarta yang akan berlangsung pada 20 September 2012.

"Ya, target tetap ada, tetapi belum bisa disampaikan sekarang begitu juga untuk strategi yang akan digunakan," kata Jokowi yang didampingi Wakil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di sela-sela acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga di Solo, Selasa.

Ia mengatakan persiapan menghadapi Pilkada DKI Jakarta putaran kedua mengalir saja, namun juga harus bekerja keras untuk menang karena pesaing yang dihadapi dari gabungan partai besar.

"Target kami bekerja keras dari semua pendukung baik partai, relawan, simpatisan maupun masyarakat untuk memenangi pilgub tersebut," katanya.

Menyinggung mengenai gugatan warga di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Jokowi mengatakan hal itu biasa dalam dinamika demokrasi. "Kami ini maju dalam pilkada sudah tiga kali. Jadi, juga sudah hapal setiap menjelang pemilihan pasti ada-ada saja seperti ini," katanya.

Padahal, lanjut Jokowi, sebelum maju dalam Pilgub DKI Jakarta, suasana tenang dan aman saja, tetapi setelah maju dalam pilkada suasana menjadi lain. "Saya maju dalam Pilkada DKI Jakarta itu juga sudah sesuai aturan. Ya kalau dalam undang-undang itu melarang jelas saya juga tidak akan maju dalam Pilgub DKI Jakarta," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkot Surakarta Rahmad Sutomo mengatakan, pembangunan gedung berlantai tiga tersebut menggunakan dana dari APBD Tingkat II Kota Surakarta sekitar Rp6,1 miliar  dan diharapkan selesai pada akhir 2012. (gor/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close