ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Jokowi Harus Hidupkan BKSP Jabodetabekjur
Senin, 15 Oktober 2012 | 16:32

JAKARTA-Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan berharap Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) dapat menghidupkan kembali Badan Kerja Sama Provinsi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur (BKSP Jabodetabekjur).

Pasalnya, kata Ahmad Heryawan di Jakarta, Senin  (15/10), keberadaan BKSP Jabodetabekjur selama ini belum bekerja maksimal mengatasi permasalahan transportasi dan banjir serta tata ruang di kawasan Jabodetabekjur.

"Saya mengharapkan Jokowi dapat mengoptimalkan kembali BKSP Jabodetabekjur. Itu yang harus kita hidupkan kembali," katanya kepada wartawan usai menghadiri pelantikan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017.

Ia mengatakan, kegiatan BKSP Jabodetabekjur selama ini menitikberatkan pada pembangunan tata ruang.

Sementara lembaga BKSP Jabodetabekjur pada tahun mendatang akan menitikberatkan di bidang transportasi, penanganan banjir, dan urbanisasi.

Untuk anggaran 2012, jelas Heryawan, sebanyak 251 kegiatan telah diusulkan melalui sumber dana APBN dan APBD baik Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten serta antarkabupaten dan kotamadya.

Dengan rincian usulan kegiatan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bogor sebanyak 20 kegiatan, Kota Bogor 4 kegiatan, Depok 22, Tangerang 50, Tangerang Selatan 59, Kabupaten Bekasi 34, Kota Bekasi 25, Kabupaten Cianjur 15 kegiatan dan Provinsi DKI Jakarta sebanyak 25 kegiatan.

"Keseluruhan kegiatan merupakan program prioritas terkait penanganan kepadatan dan persebaran penduduk, perluasan dan pelayanan pendidikan serta kesehatan, penanganan tenaga kerja dan masalah sosial, peningkatan kualitas lingkungan, bencana alam, serta penyakit menular dan bahaya kebakaran. Serta kegiatan terkait penanggulangan kemacetan lalu lintas, penanganan banjir serta penguatan kelembagaan BKSP Jabodetabekjur," jelasnya.

Selain menghidupkan kembali BKSP Jabodetabekjur, Achmad Heryawan berharap bisa membina kerja sama lebih baik lagi bersama pasangan Jokowi-Basuki untuk membangun kawasan Jabodetabekjur dengan berbagai perubahan.

Sebab, pembangunan Jakarta tidak bisa dibatasi tanpa memperhatikan daerah mitra di sekelilingnya.

"Pembangunan Jakarta tidak dibatasi hanya sampai dengan perbatasan Jawa Barat. Tetapi, kita merupakan satu kesatuan, sebuah kawasan megapolitan yang besar. Pembangunan di Ibukota kita dukung sepenuhnya. Termasuk soal MRT, Monorail harus terus dilanjutkan," paparnya.

Artinya, bila melakukan perencanaan transportasi kota dan perencanaan tata ruang, maka harus melibatkan daerah mitra lainnya seperti Kota Bekasi, Bogor dan Depok. Seperti penataan kereta api kota harus dilakukan secara baik antara Pemprov DKI dan Jawa Barat.

"Kita harus tata baik serta bareng-bareng melakukan hal itu. Sama halnya penanganan banjir. Apa yang menjadi kewajiban Jabar, DKI dan Banten akan dibicarakan bareng-bareng melalui BKSP Jabodetabekjur yang akan dihidupkan kembali," imbuhnya.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!