ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 29 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Jokowi Dipertahankan Sebagai Calon Gubernur DKI
Jumat, 16 Desember 2011 | 15:57

SOLO- Joko Widodo (Jokowi) yang sekarang menjabat Wali Kota Surakarta kini tetap dipertahankan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan DKI Jakarta.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di sela-sela mider praja kepada wartawan di Solo, Jumat (16/12) mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan tetap mempertahankan Jokowi sebagai calon Gubernur DKI Jakarta karena banyaknya desakan dari berbagai kalangan di Jakarta yang menginginkan Jokowi tetap maju.

"Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan juga akan melakukan survai terhadap 20 calon Gubernur DKI Jakarta yang salah satunya adalah Jokowi, untuk memastikan hal itu," katanya yang juga Wakil Wali Kota Surakarta .

FX Hadi Rudyatmo yang biasa dipanggil Rudy, mengatakan pihaknya mendapat informasi itu langsung dari DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, saat bertemu di Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PDI Perjuangan di Bandung, beberapa hari lalu.

Ia mengatakan, survei yang dilakukan DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta itu, salah satunya adanya untuk mengakomodasi keinginan sebagian kalangan di Jakarta yang menginginkan Jokowi maju. Meski diketahui, Jokowi tidak mengembalikan formulir pendaftaran calon Gubernur DKI Jakarta.

"Banyak desakan dari kalangan arus bawah di Jakarta, tapi pak Jokowi tidak mendaftar, maka DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta melakukan survei," katanya.

Masalah pencalonan kepala daerah dan kepala negara memang tak dibahas dalam Mukernas itu. Mengenai pencalonan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta itu diserahkan sepenuhnya kepada DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. "Kalau masalah pencalonan itu diserahkan sepenuhnya ke DPD DKI. Tapi dari DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta sendiri akan melakukan survei terhadap 20 nama yang terjaring termasuk Jokowi di dalamnya," katanya.

Rudy mengatakan, survei itu dilakukan sebagai upaya untuk membuktikan bagaimana potensi suara dari ke-20 calon yang masuk. Dari 20 calon itu, Jokowi adalah salah satu calon yang tidak mengembalikan formulir pencalonan. Tetapi, itu tidak akan menjadi masalah ketika nanti dari hasil survei Jokowi masuk di peringkat atas.

Ia mengatakan, jika nanti memang hasil survey berada di atas, kemudian DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta merekomendasikannya ke DPP PDI Perjuangan, dan DPP Perjuangan memerintahkan Jokowi maju, mau tak mau Jokowi harus maju. "Sebagai kader partai tentunya pak Jokowi akan siap jika diperintahkan maju," katanya.

Rudy mengatakan meskipun demikian, pihaknya dengan Jokowi masih melakukan kalkulasi detail mengenai kemungkinan majunya Jokowi ke calon Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya kondisi politik bisa saja berubah dalam hitungan detik.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!