ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 Mei 2012
Pencarian Arsip

DIDUGA TERLIBAT PEMBUNUHAN BOS SANEX

John Kei Dikawal Belasan Preman
Oleh Aris Cahyadi | Senin, 20 Februari 2012 | 10:25

Sejumlah anggota Brimob Polri bersenjata lengkap menjaga ketat ruang tempat tokoh pemuda asal Maluku John Kei menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, Minggu (19/2). John Kei ditangkap terkait kasus pembunuhan mantan Direktur Utama PT Sanex Steel Indonesia (SSI) Tan Harry Tantono alias Ayung. Saat ini John Kei menjalani perawatan karena luka tembak di bagian kaki saat penangkapannya.   Foto: Investor Daily/ANTARA/ Dhoni Setiawan/ist Sejumlah anggota Brimob Polri bersenjata lengkap menjaga ketat ruang tempat tokoh pemuda asal Maluku John Kei menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, Minggu (19/2). John Kei ditangkap terkait kasus pembunuhan mantan Direktur Utama PT Sanex Steel Indonesia (SSI) Tan Harry Tantono alias Ayung. Saat ini John Kei menjalani perawatan karena luka tembak di bagian kaki saat penangkapannya. Foto: Investor Daily/ANTARA/ Dhoni Setiawan/ist

JAKARTA – Saat terjadi pembunuhan atas Tan Hari Tantono alias Ayung (50), direktur PT Sanex Steel Indonesia (SSI) di kamar 2701 Swiss- Bell Hotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, 26 Januari 2012 lalu, John Kei (41) tidak sendirian, tapi disertai belasan anak buahnya.

Hal itu terlihat dari rekaman CCTV milik hotel tersebut. Tokoh pemuda asal Maluku yang diduga ikut terlibat dalam tindak pembunuhan tersebut terlihat bersama korban di kamar 2701. Ketika itu John disertai seorang pria.

Dalam rekaman berdurasi 220 menit itu, tepatnya pada pukul 22.30 WIB, belasan pemuda memasuki kamar 2701, sebagian ada di luar. Pada pukul 22.38 WIB, tampak John Kei keluar dari kamar itu disertai beberapa rekannya.

Di antara mereka tampak pria berkacamata dan berwajah oriental. Dua menit kemudian, para pemuda lainnya ikut keluar kamar. Dalam rekaman itu tak terlihat Ayung. Namun, polisi menemukan jenazahnya terbujur dengan luka di tubuhnya, di kamar itu. Dalam rekaman, tampak John Kei mengenakan jaket hitam dan bertopi merah.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php 




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Data tidak tersedia.
Close