ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 18 Juni 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Multistrada Rambah Kawasan Industri
Oleh Harso Kurniawan | Kamis, 21 Juni 2012 | 7:02

Presdir PT Multistrada Arah Sarana Tbk Pieter Tanuri (tiga dari kiri) bersama (kiri ke kanan) Direktur Operasional Andreas Handoyo, Komisaris Independen Paulus, dan Wakil Presdir Sukarman berbincang di sela rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, Selasa (20/8). Multistrada Arah Sarana, emiten ban nasional, mendapat persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen sebesar Rp 18.365.893.890 atau 12,86% dari perolehan laba bersih tahun 2011 sebesar Rp 143 miliar atau setara Rp 2 per saham dan alokasi 87,14% atau Rp 124,40 miliar dari laba bersih sebagai laba ditahan atau retained earning. Foto: Investor Daily/ant Presdir PT Multistrada Arah Sarana Tbk Pieter Tanuri (tiga dari kiri) bersama (kiri ke kanan) Direktur Operasional Andreas Handoyo, Komisaris Independen Paulus, dan Wakil Presdir Sukarman berbincang di sela rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, Selasa (20/8). Multistrada Arah Sarana, emiten ban nasional, mendapat persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen sebesar Rp 18.365.893.890 atau 12,86% dari perolehan laba bersih tahun 2011 sebesar Rp 143 miliar atau setara Rp 2 per saham dan alokasi 87,14% atau Rp 124,40 miliar dari laba bersih sebagai laba ditahan atau retained earning. Foto: Investor Daily/ant

JAKARTA – PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) merambah sektor kawasan industri tahun ini. Perseroan telah mendirikan anak usaha bernama PT Kawasan Industri Multistrada untuk menggarap sektor itu.

Presiden Direktur Multistrada Pieter Tanuri menuturkan, lokasi kawasan industri berada di sekitar pabrik perseroan di Cikarang, Jawa Barat. Perseroan akan mengakuisisi lahan di luar pabrik untuk dijadikan kawasan industri.

Perseroan telah mengantongi izin pengembangan kawasan industri seluas 210 hektare (ha) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sampai saat ini, perseroan telah mengamankan lahan seluas 150 ha sisanya sebesar 60 ha akan ditambah tahun ini hingga 2014.

Pieter enggan menyebutkan nilai investasi untuk menggarap kawasan industri. Alasannya, hal itu bisa memicu spekulasi yang dapat mendongkrak harga tanah. Yang pasti, kata dia, harga tanah di kawasan Cikarang-Cibitung terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php    




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close