ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Laba Bakrie & Brothers Turun 25%
Oleh Efi Nurfiyasari | Sabtu, 18 Agustus 2012 | 23:10

Dirut PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Bobby Gafur Umar (empat dari kiri) bersama (dari ki-ka) Investor Relations Indra Ginting, Chief Investment Anandh Haridh, Direktur Doddy T Wijaya, Direktur Eddy Soeparno, Direktur Yanti Sinaga, Chief Economist Kahlil Rowter, dan Direktur Siddharta Moersyid berbincang di sela rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, Rabu (20/8). Setelah berhasil mencatat kinerja yang baik pada 2011, yakni laba Rp 132 miliar dan pendapatan tidak kurang dari Rp 16,2 triliun, manajemen BNBR optimistis kinerja perseroan berlanjut positif pada 2012. Foto: Investor daily/ant Dirut PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Bobby Gafur Umar (empat dari kiri) bersama (dari ki-ka) Investor Relations Indra Ginting, Chief Investment Anandh Haridh, Direktur Doddy T Wijaya, Direktur Eddy Soeparno, Direktur Yanti Sinaga, Chief Economist Kahlil Rowter, dan Direktur Siddharta Moersyid berbincang di sela rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, Rabu (20/8). Setelah berhasil mencatat kinerja yang baik pada 2011, yakni laba Rp 132 miliar dan pendapatan tidak kurang dari Rp 16,2 triliun, manajemen BNBR optimistis kinerja perseroan berlanjut positif pada 2012. Foto: Investor daily/ant

JAKARTA – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membukukan penurunan laba bersih sebesar 25% menjadi Rp 61,23 miliar pada semester I- 2012 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 81,67 miliar.

Pendapatan melonjak sebesar 74,27% dari Rp 6,53 triliun menjadi Rp 11,38 triliun. Penurunan laba bersih dipicu kenaikan biaya operasional dan rugi Bumi Plc yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan perseroan.

“Bumi Plc mencetak rugi bersih signifikan mencapai US$ 117 juta, sehingga menekan laba bersih perseroan,” ujar Direktur Keuangan Bakrie & Brothers Eddy Soeparno kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (16/8).

Berdasarkan laporan kinerja keuangan Bakrie & Brother semester I-2012 terungkap, beban pokok pendapatan melonjak sebesar 110,8% dari Rp 4,65 triliun menjadi Rp 9,73 triliun. Beban lain-lain bersih juga ikut melonjak dari Rp 230,59 miliar menjadi Rp 1,02 triliun.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close