ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Berlian Tanker Gadaikan 24% Saham Buana Listya
Oleh Harso Kurniawan | Jumat, 13 Juli 2012 | 7:17

Dari kiri ke kanan, Ketua Umum INSA Johnson W Sutjipto, Anggota DPR Komisi V Joseph Nae Soi, Preskom PT Berlian Laju Tanker Tbk Hadi Surya, Sekjen Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut Laksdya TNI (Purn) Djoko Sumaryono, Kepala BP Migas R Priyono, Moderator yang juga Pemred Investor Daily Primus Dorimulu, Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Sunaryo, Redaktur Kompas Pieter R Gero, dan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan AL Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto.  Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO Dari kiri ke kanan, Ketua Umum INSA Johnson W Sutjipto, Anggota DPR Komisi V Joseph Nae Soi, Preskom PT Berlian Laju Tanker Tbk Hadi Surya, Sekjen Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut Laksdya TNI (Purn) Djoko Sumaryono, Kepala BP Migas R Priyono, Moderator yang juga Pemred Investor Daily Primus Dorimulu, Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Sunaryo, Redaktur Kompas Pieter R Gero, dan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan AL Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto. Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO

JAKARTA – PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) menggadaikan 4,2 miliar (24%) saham anak usahanya, PT Buana Listya Tama Tbk (BULL), untuk mendapatkan fasilitas pinjaman (repo). Nilai saham yang digadaikan sekitar Rp 210 miliar.

“Saham Buana Listya digunakan sebagai jaminan pinjaman yang diperoleh perseroan,” ujar Direktur Keuangan Berlian Tanker Kevin Wong di Jakarta, Kamis (12/6).

Kevin enggan menyebutkan nilai dan penggunaan pinjaman yang diperoleh. Dia juga tidak menyebutkan nama pemberi pinjaman. Kevin hanya mengatakan, perseroan menggadaikan 1,9 miliar saham, 2 miliar saham, dan 267 juta saham Buana Listya masing- masing pada 27, 28, dan 29 Juni 2012.

Harga pelaksanaan mencapai Rp 50 per saham, diskon 5,6% dibandingkan harga terakhir saham BULL Rp 53. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham BULL sejak 2 Juli 2012. Alasannya, Buana Listya belum menyampaikan laporan keuangan 2011.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close