ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

AKR Corporindo Ekspansi Pelabuhan Rp 9 Triliun
Oleh Harso Kurniawan | Jumat, 23 November 2012 | 6:18

Group CEO & President Director PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Haryanto Adikoesoemo (dua dari kiri) berbincang dengan Presiden Komisaris AKRA Soegiarto Adikoesoemo (tengah), Group CFO AKRA Suresh Vembu (kiri), CEO AKRA Jimmy Tandyo (dua dari kanan), dan Finance Director AKRA Mery Sofi (kanan), di sela paparan publik di Jakarta, Selasa (20/11). Distributor bahan bakar minyak PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menawarkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun dengan kupon 7,5-9,25%. Obligasi tersebut dibagi menjadi 2 seri, yaitu seri A berternor 5 tahun dengan kupon 7,5-8,85% dan seri B bertenor 7 tahun dengan kupon 8,25-9,25% dengan masa penawaran umum pada 17-18 Desember dan pencatatan di BEI pada 26 Desember 2012. Foto: Investor daily/DAVID GITA ROZA Group CEO & President Director PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Haryanto Adikoesoemo (dua dari kiri) berbincang dengan Presiden Komisaris AKRA Soegiarto Adikoesoemo (tengah), Group CFO AKRA Suresh Vembu (kiri), CEO AKRA Jimmy Tandyo (dua dari kanan), dan Finance Director AKRA Mery Sofi (kanan), di sela paparan publik di Jakarta, Selasa (20/11). Distributor bahan bakar minyak PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menawarkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun dengan kupon 7,5-9,25%. Obligasi tersebut dibagi menjadi 2 seri, yaitu seri A berternor 5 tahun dengan kupon 7,5-8,85% dan seri B bertenor 7 tahun dengan kupon 8,25-9,25% dengan masa penawaran umum pada 17-18 Desember dan pencatatan di BEI pada 26 Desember 2012. Foto: Investor daily/DAVID GITA ROZA

JAKARTA — PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) akan membangun kawasan pelabuhan terintegrasi di Jawa Timur tahun depan. Nilai investasinya berkisar Rp 8-9 triliun.

“Investasi sebesar itu akan dikeluarkan secara bertahap selama 10 tahun,” ujar Direktur Keuangan AKR Mery Sofi di Jakarta, Kamis (22/11).

Mery belum dapat menyebutkan lokasi persis pelabuhan itu. Dia hanya menyatakan pelabuhan itu akan dibangun anak usaha perseroan, PT Usaha Era Pratama Nusantara (UEPN).

UEPN, kata dia, akan mendirikan perusahaan patungan untuk menggarap proyek itu. Mitra UEPN bisa perusahaan asing atau lokal. UEPN mengincar porsi saham mayoritas di perusahaan patungan.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close