ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 26 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Monga, Kejamnya Dunia Para Gangster
Selasa, 24 Mei 2011 | 12:42

HONG KONG-Hidup adalah pilihan, demikian pula pilihan untuk menjadi gangster. Agar bisa bertahan, mereka akan menghalalkan segala cara, bahkan dengan menghianati sebuah persahabatan. Itulah sepenggal cerita menyedihkan dari kehidupan sekelompok gangster muda dalam film Monga, yang akan tayang Minggu, 5 Juni 2011, Pkl. 20:00 WIB di kanal Celestial Movies.

Monga adalah sebuah wilayah di Taipei yang dikenal dengan sebutan Wanhua District. Film ini dibuka dengan kisah seorang pemuda,  Mosquito (Mark Chao, Black & White) yang baru tiba di wilayah tersebut bersama ibunya. Pindah sekolah dan kembali menjalankan peran sebagai anak baru, bukan kali pertama dijalankan Mosquito dan ia sangat membencinya.

Ia-pun sering mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari teman sekelasnya hingga melewati ambang kesabaran. Adegan perkelahian satu lawan beberapa murid lain itu, disaksikan oleh empat orang kelompok gangster yang dikenal dengan sebutan Gang of Princes. Melihat kecakapannya bertarung, merekapun mengajak Mosquito  bergabung.

Beranggotakan Monk (Ethan Ruan, Fated to Love You, My Queen), A Po (Teng-Hui Huang,), Monkey (Chang Hsien Tsai, Night Market Hero) dan Dragon sebagai pemimpin (Rhydian Vaughan), hidup Mosquito menjadi aman. Mereka berlima lalu menjadi sahabat baik dan berhasil menguasai Wanhua District, hingga ancaman datang dari kelompok gangster lain. Merekapun harus bertarung untuk mempertahankan wilayah, walau nyawa menjadi taruhannya.

Dengan dua aktor utama berwajah tampan yaitu Ethan dan Mark, film yang dirilis Februari 2010 ini langsung mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Mark, putra aktor kawakan Allen Chao, adalah peraih Best Actor Golden Bell Awards  dalam perannya di serial Black and White. Sementara Ethan  berhasil memenangkan kategori Best Leading Actor di Golden Horse Awards dalam perannya di film ini.

Popularitas mereka langsung meningkat dan kini mereka menjadi dua aktor yang digila-gilai kaum hawa di negeri Cina. “MONGA bercerita tentang kehidupan sebagai gangster dan berbagai ancaman yang menyertainya”, ungkap Ethan. Untuk memerankan karakter gangster kejam, ia rela kepalanya diplontos. “Saya harus mencukur rambut tiap tiga hari!”, tambah kekasih dari aktris Tiffany Hsu ini.  

Atas akting Ethan dan Mark, sutradara Doze Niu (What On Earth Have I Done Wrong?, Growing Up) berkomentar bahwa tidak ada kompetisi antara mereka berdua. “Baik Ethan dan Mark sudah ada adegan sendiri dan tidak akan mencuri pusat perhatian satu sama lain. Mereka punya peran masing-masing dan memaksimalkan potensi terbaiknya. Menyaksikan dedikasi dan ketekunan mereka, memberikan banyak harapan untuk industri film kita”.

Akan halnya film MONGA,  laba yang diperoleh pada penayangan minggu pertama mencapai U$ 1.85 juta, mengalahkan AVATAR di minggu yang sama. Harian China Daily bahkan menempatkan film ini sebagai satu dari 10 film Cina terbaik tahun 2010. Tidak hanya itu, MONGA sukses meraih banyak penghargaan dan nominasi. Antara lain memenangkan  Taipei Film Festival di kategori Best Art Director, mendapat penghargaan Network for the Promotion of Asian Cinema Awards di Hawaii International Film Festival, Telia Film Awards di Stockholms International Film Festival juga Golden Hourse Awards.
 
Saksikan MONGA,  Minggu, 5 Juni 2011, Pkl. 20:00 WIB di saluran Celestial Movies yang dapat diakses melalui Indovision (ch. 20); Okevision (ch. 19); Telkomvision (ch. 108); Yes TV (ch. 13), Aora     (ch, 211) dan Skynindo (ch. 36).(*/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.