ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 Mei 2012
Pencarian Arsip

VW Bidik Malaysia Tingkatkan Kehadirannya di Asia
Jumat, 3 Februari 2012 | 9:37

FRANKFRUT- Volkswagen sedang melakukan pembicaraan dengan mitranya dari Malaysia, DRB-Hicom, untuk memperluas kerja sama dan meningkatkan kehadiran pembuat mobil Jerman itu di Asia Tenggara, DowJones Newswires melaporkan pada Kamis  (2/2).

Mengutip sumber yang dekat dengan situasi, kantor berita mengatakan VW, pembuat mobil terbesar kedua di dunia, telah mengirim beberapa eksekutif tingkat atas ke Malaysia untuk memasuki pembicaraan langsung tentang perluasan kerja sama yang ada dengan DRB-Hicom.

DRB-Hicom baru-baru ini mengakuisisi saham mayoritas produsen mobil nasional Malaysia, Proton.

Salah satu kemungkinan bagi VW akan mengambil alih kapasitas produksi di Proton, pabrik di Tanjung Malim yang sangat kurang dimanfaatkan dan membuat Malaysia sebagai pusat produksi untuk seluruh wilayah, kata laporan itu.

Sebagai imbalannya, Volkswagen bisa mendukung rencana DRB-Hicom untuk membuat Proton lebih kompetitif dengan memanfaatkan jaringan teknik globalnya dan pengalaman operasi yang telah lama di pasar negara berkembang seperti China dan Brazil.

Dihubungi oleh AFP, VW tidak menyangkal laporan tersebut, tetapi mengatakan "terus-menerus mencari peluang pertumbuhan di seluruh dunia" dan bahwa Asia adalah tujuan utama.

Duduk di atas tumpukan uang tunai sebesar 21 miliar euro (US$28 miliar dolar), VW telah memulai program perluasan, membeli pembuat mobil sport mewah Porsche, raksasa pembuat truk MAN dan saham minoritas di Suzuki.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Data tidak tersedia.
Close