Kemewahan di Rolls Royce Spirit Ecstacy Centenary
Rabu, 8 Februari 2012 | 8:34
Rolls-Royce Rp14 Miliar Hampir Habis Dibeli JAKARTA-Seiring dengan membaiknya perekonomian di wilayah regional Asia Tenggara dan termasuk Indonesia ini berdampak juga pada industri otomotif. Seperti diketahui pada saat ajang pameran otomotif 2011 lalu tercatat transaksi sebesar transaksi Rp2,7 triliun.
Menggeliatnya penjualan mobil-mobil mewah juga dirasakan oleh para pemilik showroom mobil mewah di sepanjang jalan arteri Pondok Indah, Kemayoran, Kelapa Gading dan sentra-sentra bisnis otomotif lainnya. Sebuah showroom di arteri Pondok Indah dikabarnya bulan Januari 2012 lalu, berhasil menjual hingga 50 mobil mewah dari berbagai merek ternama.
Bisnis otomotif yang terus membaik ini juga diperhatikan oleh Rolls Royce Motor Cars, dalam memperingati hari jadinya yang ke 100, dibuat 100 mobil Rolls Royce yang diperuntukkan bagi kolektor Rolls Royce di seluruh dunia. Edisi Limited Edition ini juga ada di Indonesia dan salah satunya dipasarkan oleh Glamour Auto Boutique.
“Seiring membaiknya perekonomian Indonesia, kami dari Glamour Auto Boutique terus memberikan bagi para kolektor untuk memiliki Rolls Royce Ecstasy Centenary. Edisi terbatas dari Rolls Royce ini hanya diproduksi 100 buah dan tidak akan diproduksi lagi. Bagi para kolektor kendaraan mewah, kehadiran Rolls Royce ini memang ditunggu-tunggu, “ jelas John Winata, General Manager Glamour Auto Boutique, Selasa (7/2) saat ditemui di Pasific Palace Jakarta.
Selama seminggu, Senin 6 Feb-12 Feb 2012 Glamour Auto Boutique, bertempat di Ground Floor Pasific Jakarta berlangsung pameran Rolls Royce The Spirits of Ectasy Centenary. Selama pameran berlangsung ini masyarakat dapat melihat dari dekat Rolls Royce yang hanya diproduksi 100 buah di dunia.
Untuk ukuran sedan, Rolls Royce ini memiliki tinggi 1,56m, lebar 1,99m dan panjang 5,67m. Tersedia beberapa titik kamera untuk membantu sopir yang diperlukan saat akan memarkirkan kendaraannya.
Rolls-Royce Centenary dibekali mesin V-12, 5.800 cc, yang bisa menghasilkan tenaga maksimum 453 hp pada 5.350 rpm dan torsi 720 Nm pada 3.500 rpm. Dengan bobot 2.550 kg, akselerasi 0-100 km/jam ditempuh dalam 5.9 detik. Sedangkan kecepatan maksimum 240 km/jam. Emisi CO2 juga ramah lingkungan, hanya 377 g/km.
Tipe Phantom Centenary Bewarna putih, berpintu 4 lebih kelihatan klasik. Sedangkan Phantom Centenary Drophead berpintu 2 dengan atas kanvas, sedikit lebih ramping, bergaya lebih modern dan kasual.
Didesain untuk kenyamanan penumpang di kursi belakang. Material kulit di panel depan dan di kursi penumpang dijahit dengan kulit sapi asal Bavaria. Untuk 1 unit Rolls-Royce dibutuhkan 18 ekor banteng Bavaria. Karpet dari bulu domba pilihan, menjadikan sangat mewah.
John mengungkapkan bahwa Rolls-Royce sangat mengutamakan kualitas produk. Semua produk dikerjakan dengan tangan. Bukan bikinan pabrik. Karena itu, untuk membuat satu unit Rolls-Royce membutuhkan waktu satu tahun.
Pada pembuatan logo RR dan 'the flying lady' juga harus diukir khusus dengan dipanaskan dengan suhu 500-600 derajat celcius. "Logo wanita di bagian depan itu, diukir dengan inspirasi wajah sekretaris Rolls-Royce yang sangat cantik," kata John.(hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!