SOAL PENGEMBANGAN MOBIL LISTRIK,
Dahlan: Indonesia Jangan Ketinggalan Negara Lain
Selasa, 17 Juli 2012 | 15:21
DEPOK- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan pengembangan mobil listrik Indonesia akan bersaing dengan Jepang, Amerika Serikat dan Korea yang lebih dulu mengembangkan mobil listrik tersebut. Oleh karena itu ia memiliki keinginan kuat agar pengembangan mobil listrik harus sukses.
"Mobil listrik ini harus sukses, kita jangan sampai ketinggalan dengan negara lain," kata Dahlan di bengkel produksi mobil listrik PT Sarimas Ahmadi Pratama Jalan Jatimulya No 52, Kampung Sawah Cilodong Kota Depok, Selasa.
Dahlan mengatakan setelah melakukan uji coba mobil listrik secara keseluruhan mobil hasil karya anak bangsa ini secara umum sudah cukup bagus dan hanya ada perbaikan sedikit. "Masalah charger baterai masih merupakan masalah utama," ujar mantan dirut PLN tersebut.
Selain itu kata dia, sistem rem dalam mobil masih harus sedikit mendapat perbaikan. "Remnya masih kurang pakem, perlu perbaikan sedikit," ujar Dahlan seperti dikutip Antara.
Dahlan menegaskan bahwa pengembangan mobil listrik difokuskan pada lima hal yaitu pertama mutu, kedua mutu, ketiga mutu, keempat mutu, dan kelima mutu.
Setelah mutu selesai maka akan dibahas lebih lanjut masalah aturan mobil listrik dan juga infrastruktur.
Dahlan sendiri berencana akan kembali melakukan uji coba mobil listrik tersebut yang kedua kalinya. "Kalau jarak dekat sudah berhasil, harus dicoba lagi jarak jauh," katanya.
Sementara itu Pemilik PT Sarimas Ahmadi Pratama (Pengembang mobil listrik), Dasep Ahmadi mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi dari hasil uji coba yang pertama. "Kemarin mobil mogok karena kehabisan bahan bakar saja, indikator listrik tidak bekerja," katanya.
Menurut dia mobil listrik akan terus diuji coba selama enam bulan dan jika sudah berhasil tentunya akan bisa dinikmati olelh masyarakat umum. (*/gor)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!