ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Baterai tak Lagi Jadi Kendala Mobil Listrik
Senin, 23 Juli 2012 | 12:57

JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengklaim mobil listrik yang diujicobanya  selama sepekan terakhir ini tidak lagi terkendala baterai, sehingga sangat siap untuk dikembangkan.

"Sudah enam hari saya uji coba. Kemarin (Minggu, 22/7) saya pakai ke Sentul, Bogor dan kembali ke Jakarta dan total selama pemakaian berjarak 300 km. Sejauh itu tidak ada lagi kendala pada baterai," kata Dahlan, sebelum mengikuti Rapat Koordinasi soal Mobil Listrik, di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Senin.

Saat tiba di Kantor Menko Perekonomian, Dahlan yang mengemudikan sendiri mobil listrik tersebut dari kantornya di kawasan Merdeka Selatan, melakukan unjuk kebolehan mobil listrik tersebut.

Di depan sejumlah wartawan, Dahlan kembali menaiki mobil listrik seharga sekitar Rp200 juta itu, sebanyak satu putaran di halaman kantor Menko Perekonomian.

Ia menjelaskan, seputar perjalanannya pada Minggu (22/7) saat ujicoba dari Jakarta menuju Sentul dan kembali ke Jakarta melalui jalan tol.

Ia menjelaskan, ketika dari Jakarta kondisi baterai terisi penuh, namun karena melalui jalan bebas hambatan Dahlan berinisiatif mengisi baterai selama 10 menit di kantor Jasa Marga yang berada di jalan tol.

"Sampai di Sentul saya ragu-ragu bisa sampai atau tidak, sehingga 8 km sebelum Sentul saya kembali isi baterai," ujarnya.

Dalam uji coba ini, baterai tidak lagi menjadi kendala karena dapat dipasok oleh salah satu perusahaan aki nasional. "Kita sudah minta kesiapan PT Nipress Tbk, produsen baterai berpengalaman untuk memasok baterai mobil listrik," tegasnya.

Libatkan 6 PT
Sementara itu, untuk membangun mobil listrik nasional, pemerintah melibatkan enam perguruan tinggi yakni ITB, UI, UGM, ITS, UNS, dan Politeknik Manufaktur Bandung.

Sedangkan instansi pemerintah terkait meliputi Kemendikbud, Kemenperin, Kemendag, Kementerian BUMN, LIPI, BPPT, PT INKA, PT Dirgantara Indonesia dan Lembaga Elektronika Nasional.

Saat ini selain mobil listrik hasil karya Dasep Ahmadi dengan nama Ahmadi Mesin 5.0 ini, empat prototipe mobil listrik lainnya sudah selesai yaitu sekelas Carry, sekelas Avanza, Yaris, dan Ferrari.

Seluruh jenis mobil listrik tersebut "dikeroyok" lima orang putra bangsa yang disebut Dahlan sebagai "Pendawa Putra Petir".

Menurut rencana, prototipe mobil listrik nasional tersebut akan diperkenalkan ada 10 Agustus 2012 bertepatan dengan Hari Teknologi Nasional. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.
Close