ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 Mei 2012
Pencarian Arsip

TINGKATKAN PRODUKSI PANGAN

Pejabat Harus Sering Turun ke Sawah
Jumat, 17 Februari 2012 | 11:08

Presiden: Pejabat harus sering turun ke sawah untuk meningkatkan produksi pangan. Foto Presiden sedang panen raya di suatu kesempatan: RUMGAPRES Presiden: Pejabat harus sering turun ke sawah untuk meningkatkan produksi pangan. Foto Presiden sedang panen raya di suatu kesempatan: RUMGAPRES

SRAGEN, JAWA TENGAH - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah baik di pusat dan daerah untuk turun ke sawah bersama para petani guna meningkatkan produksi pangan nasional.

"Sering-seringlah bertemu petani, turun ke lapangan," kata Kepala Negara di Sragen, Jawa Tengah, Jumat, seusai melakukan panen raya padi Inpari-13.

Menurut dia, jika para pejabat pemerintah itu sering berdialog dengan para petani maka mereka akan tahu kondisi di lapangan dan dapat membuat kebijakan yang tepat. Apabila hal itu dilakukan, tambah Presiden, maka rata-rata produksi panen 8 ton per hektare dapat dicapai dan kesejahteraan petani meningkat.

"Kalau penghasilan petani makin baik pasti kesejahteran rakyat makin baik karena mayoritas rakyat adalah petani," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Yudhoyono juga menyebut mengenai aksi unjuk rasa para kepala desa di Jakarta.

Sekalipun aksi tersebut tidak dilarang, Presiden mengaku lebih suka melihat para kepala desa turun ke sawah membantu para petani mengatasi kesulitannya. "Saya lebih suka melihat kepala desa berbondong-bondong ke sawah," katanya.

Kepala Negara melakukan panen padi di areal persawahan Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen.

Sragen dipilih sebagai lokasi panen raya di Jawa Tengah mengingat Sragen mampu meningkatkan jumlah produksi padinya dengan kenaikan hamper 4%.

Berdasarkan angka sementara RPS jumlah surplus beras pada 2011 di Sragen mencapai 232.498 ton.  (gor/ant)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close