Kalsel Perluas Kebun Sawit 3 Ribu Hektar
Kamis, 7 Juni 2012 | 8:16
Kelapa sawit. Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO JAKARTA-Chief Executive Officer PT Astra International Tbk-Peugeot Sales Operation, Constantinus Herlijoso, mengatakan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berpotensi pada kenaikan harga jual produk Peugeot.
"Pelemahan rupiah akan berpengaruh secara tidak langsung terhadap kenaikan harga Peugeot," katanya di Jakarta, Rabu (6/6).
Namun, Constantinus menegaskan bahwa pelemahan rupiah bukan menjadi satu-satunya pemicu kenaikan harga, kecuali jika pelemahan rupiah terjadi secara berkelanjutan.
Produsen akan menganalisis pergerakan rupiah dalam satu periode dan membuat estimasi pergerakannya. "Kalau memang di luar 'range' perhitungan internal, kami tentu akan coba menyesuaikannya dengan harga baru," paparnya.
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman Maman Rusdi mengatakan, jika pelemahan rupiah berlarut-larut, kondisi tersebut akan memicu ketidakpastian bisnis.
"Melemahnya rupiah membuat kondisi bisnis di sektor otomotif menjadi hambatan di tengah rencana kenaikan uang muka kredit kendaraan sebesar 30 persen," katanya.
Sudirman berharap Bank Indonesia selaku otoritas moneter segera melakukan intervensi agar rupiah kembali menguat.
"Kalau rupiah melemah, bagi eksportir ini adalah berkah. Namun, bagi sektor otomotif, pelemahan rupiah adalah keadaan yang sangat merugikan dan BI perlu segera mengambil sikap," katanya. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!