ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Harga Gabah Petani Naik 4,9%
Jumat, 1 Februari 2013 | 15:29

Sejumlah petani merontokkan padi di Kampung Mesjid, Ds Sindang, Kec Cipanas, Kab Lebak, Banten, Senin (18/9). Harga gabah di tingkat petani naik sekitar 8 persen menyusul terbitnya Inpres no.3/2012 tentang kebijakan pengadaan beras, yang menurut data BPS rata-rata harga gabah bulan Agustus 2012 di tingkat penggilingan untuk kualitas GKG Rp 4.264,- per kg, kualitas GKP Rp. 4.093,- per kg dan gabah kualitas rendah rata-rata Rp 3.365,- per kg. Foto: Investor Daily/ ANTARA/Asep Fathulrahman/Koz/pd/12. Sejumlah petani merontokkan padi di Kampung Mesjid, Ds Sindang, Kec Cipanas, Kab Lebak, Banten, Senin (18/9). Harga gabah di tingkat petani naik sekitar 8 persen menyusul terbitnya Inpres no.3/2012 tentang kebijakan pengadaan beras, yang menurut data BPS rata-rata harga gabah bulan Agustus 2012 di tingkat penggilingan untuk kualitas GKG Rp 4.264,- per kg, kualitas GKP Rp. 4.093,- per kg dan gabah kualitas rendah rata-rata Rp 3.365,- per kg. Foto: Investor Daily/ ANTARA/Asep Fathulrahman/Koz/pd/12.

JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga rata-rata kualitas Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani pada Januari 2013 mencapai Rp4.411,75 per kilogram (kg), naik 4,90% dibanding GKP periode Desember 2012 sebesar Rp4.130,79 per kg.

"Kenaikan harga GKP juga diikuti kenaikan harga rata-rata Gabah Kering Giling (GKG) yang mencapai Rp4.812 per kilogram, naik 0,18% dibanding GKG Desember 2012 sebesar Rp4.773,62 ," kata Kepala BPS Suryamin, di Gedung BPS, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, harga GKP maupun GKG periode Januari 2013 tersebut lebih tinggi dibanding Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan pemerintah Rp3.300 per kg untuk GKP di tingkat petani, dan Rp3.350 per kg di tingkat penggilingan, sedangkan HPP GKG di tingkat penggilingan ditetapkan sebesar Rp4.150 per kg.

Suryamin menjelaskan, berdasarkan observasi BPS pada 789 transaksi penjualan gabah di 19 propinsi selama Januari 2013, didominasi penjualan GKP yang mencapai 73%, gabah kualitas rendah 13,82%, dan GKG 13,18%.

Survei tersebut juga menyebutkan, pada Januari 2013 harga tertinggi di tingkat petani mencapai Rp5.700 per kilogram Rp4.276,9 per kilogram berasal dari GKP varietas Ciherang yang terjadi di Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Sedangkan harga terendah senilai Rp3.000 per kg, berasal dari gabah kualitas rendah masing-masing varietas IR-66, Ciherang, Inpari 10, dan Situbagendit yang terjadi di Kecamatan Brang Rea, Kecamatan Sumbawa Barat, NTB, dan varietas Ciherang di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak Banten.

Adapun di tingkat penggilingan, harga tertinggi GKP varietas Ciherang dengan harga Rp5.750 per kg di Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, sedangkan terendah senilai Rp3.050 per kg berasal dari kualitas rendah varietas IR-66, Ciherang, Inpari 10, dan Situbagendit Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB.(ant/gor)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close