Bulogmart Siap Agustus Tahun Ini
Minggu, 22 Juli 2012 | 4:51
Pekerja membersihkan gudang yang sepi aktivitas di Gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Timur. Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO
JAKARTA-Perum Bulog segera merealisasikan Bulogmart secara
menyeluruh di Indonesia sebagai tempat- tempat grosir bagi pedagang yang secara
tidak langsung membantu penjual terhindar dari ketergantungan tengkulak nakal.
"Kita sudah siapkan berbagai infrastruktur di seluruh Indonesia untuk
Bulogmart. Sekarang di beberapa tempat sudah siap seperti Bandung, Makasar,
Semarang, Malang, dan Lampung," kata Dirut Bulog, Sutarto Alimoeso seusai
menghadiri sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (21/7).
Sutarto mengatakan, prioritas tempat penjualan ini adalah menjual beras.
Kedepan, pihaknya merencanakan mengembangkan Bulogmart sebagai ritel yang
menjual aneka komoditi seperti gula, minyak, jagung lokal, dan bahan pokok
lain.
BUMN itu mengutamakan komoditi yang berasal dari dalam negeri, misalnya jagung
Sumatera Utara, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Bulog juga sudah mendapat jaminan kerja sama dengan Kementerian Perdagangan
untuk mengelola minyak goreng,kata Sutarto.
Lokasi gudang Bulog memiliki tanah lapang luas. Sutarto juga merencanakan
tempat itu juga bisa dimanfaatkan untuk menggelar pasar rakyat.
Sebagai Perusahaan Umum (Perum), Bulog mendapatkan anggaran pemerintah
sekaligus membiayai perusahaan itu sendiri. Maka, Bulogmart merupakan salah
satu bentuk sisi komersial perwujudan diri sebagai perusahaan umum.
Sebagai Perum, Bulog mengembangkan tiga unit usaha,seperti on-farm, jasa
angkutan logistik, dan Bulogmart.
"Bulogmart sebagai tempat grosir diprogramkan agar memberi banyak manfaat.
Pedagang tradisional tidak boleh mati karena bersaing dengan minimarket dan
supermarket yang menjamur," kata Dirut Bulog itu.
Sejauh ini pedagang tradisional menganggap minimarket sebagai pesaing yang
sangat kuat.
"Semoga Bulogmart ini bisa mengendalikan harga dan memperkuat warung dan
pasar tradisional," kata Sekjen Asosiasi Pedagang Indonesia, Ngadiman.
(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!